Share

Menkumham: Belum Ada Surat Permohonan Grasi dari Keluarga Abu Bakar Ba'asyir

Prayudha, Okezone · Sabtu 03 Maret 2018 13:30 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 03 337 1867445 menkumham-belum-ada-surat-permohonan-grasi-dari-keluarga-abu-bakar-ba-asyir-ROhybDI3jD.jpg Menkumham Yasonna Laoly (Prayudha/Okezone)

MAKASSAR - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly mengatakan, pihaknya belum menerima surat permintaan pengurangan hukuman atau grasi terhadap terpidana kasus terorisme Ustaz Abu Bakar Ba’asyir dari keluarganya.

Yasonna mengatakan pihaknya masih menunggu ada tidaknya surat permintaan grasi dari pihak keluarga Abu Bakar Ba’asyir.

"Sampai detik ini belum ada yang dilaporkan oleh pihak keluarga. Yang menjadi persoalan sendiri adalah mau tidak keluarganya mengakui kesalahan tersebut,” ujarnya di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (3/3/2018).

Menurutnya jika permohonan sudah masuk, pemerintah bisa mempertimbangkan pemberian grasi dari berbagai aspek.

Sejauh ini, pihak keluarga Ba’asyir masih berupaya untuk mengajukan permohonan tahanan rumah terhadap pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) itu, mengingat usia Abu Bakar Ba'asyr yang telah renta dan mengidap penyakit kista.

Abu Bakar sendiri kini dirawat di RSCM Jakarta Pusat setelah mendapat izin dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Intinya kalau keluarga mau tidak diadakan grasi tentang pengakuan salah," ujarnya.

Sebelumnya, wacana mempertimbangkan Abu Bakar Ba'asyr menjadi tahanan rumah disampaikan oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu setelah mengunjungi keluarga Ba'asyr di Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Cemani, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa 27 Februari 2018.

Usai menemui Presiden Jokowi, Ryamizard mengatakan, bahwa pemerintah tidak ingin mengambil risiko terkait adanya permintaan untuk membebaskan Ba'asyir dari sisa masa tahanannya lewat grasi.

Menurut mantan KSAD itu, pertimbangan pembebasan Ba'asyir akan terkendala masalah keamanan.

 

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini