9 Tahun Berlalu, Begini Penampilan Ponari si Dukun Cilik Zaman Now

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 28 Februari 2018 13:18 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 28 337 1865904 9-tahun-berlalu-begini-penampilan-ponari-zaman-now-Zi7YFXYb3U.jpg Penampilan Ponari Zaman Now (foto: Fahreza/Okezone)

JAKARTA - Publik tentu masih ingat dengan Ponari, dukun cilik pemilik batu petir yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit masyarakat. Kisah mistis pada 2009 itu kemudian menyeruak seantero Tanah Air sehingga memantik reaksi banyak orang.

Tak ayal, rumah Ponari yang terletak di Dusun Kedungsari, Desa Balungsari, Kecamatan Megaluh, Jombang, Jawa Timur itu kerap didatangi banyak orang guna menyembuhkan penyakitnya dengan batu sakti tersebut.

Ponari Zaman Now di Acara Intermezo, iNews (foto: Fahreza/Okezone)

Ponari yang kala itu (2009) masih berusia 9 tahun cukup mencelupkan batu sakti tersebut ke dalam air untuk kemudian diminum oleh sang pasien. Alhasil, banyak orang sembuh dari penyakitnya melalui perantara batu itu.

Sembilan tahun sudah berlalu, bagaimanakah kabar Ponari kini?

Saat ditemui Okezone di Gedung iNews Center, Rabu (28/2/2018), Ponari tampak telah dewasa. Ia kini berusia 18 tahun. Namun, setiap kali diajak berbicara, ia tampak malu-malu.

"Iya aku (agak grogi) jadi agak susah ngomongnya," ucap Ponari saat berbincang dengan Okezone.

(Baca Juga: Ponari Zaman Now, dari Youtube hingga 'Mobile Legends')

Ponari zaman now berbeda dengan zaman dahulu. Perawakannya tumbuh besar dan pakaian yang dikenakan juga cukup stylish: batik, celana hitam dan sepatu.

"Umurku sekarang 18 tahun," jelas dia.

Ponari mengaku memiliki aktivitas seperti anak muda lainnya. Mulai dari berlatih silat, bersepeda hingga bermain game di smartphonenya. Selain itu, dia juga masih membuka pengobatan alternatif dengan batu sakti tersebut.

"Pengobatan masih," katanya.

Ponari Zaman Now di Acara Intermezo, iNews (foto: Fahreza/Okezone)

Ponari berkata, pengobatan alternatif yang dibukanya berbeda dengan dahulu. Saat ini, jumlah orang-orang yang datang ke rumahnya lebih sedikit ketimbang dahulu.

"Bedanya dulu itu ramai, kalau sekarang alhamdulillah bisa nyantai-nyantai juga," ucapnya.

Dia mengaku, tidak pernah mematok harga kepada siapapun yang datang ke rumahnya. "Seikhlasnya saja," imbuhnya.

Rata-rata, pasien yang datang ke rumah dia mengidap penyakit stroke. Ponari zaman now juga sering menonton film di Youtube. Ia mengaku gemar melihat-lihat hal baru yang ada di aplikasi berbagi video tersebut.

"Kalau nonton Youtube itu selalu. Nonton eksperimen-eksperimen, hantu-hantuan," tambahnya.

Di akhir perbincangan, ia berdoa dan menitip pesan untuk masyarakat Indonesia. "Semoga sehat selalu dan tak ada penyakit," tutup Ponari.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini