nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BNPT Gelar Pertemuan dengan Eks Napi Terorisme

Fahreza Rizky, Jurnalis · Rabu 28 Februari 2018 09:56 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 28 337 1865784 bnpt-gelar-pertemuan-dengan-eks-napi-terorisme-dtnithLErN.jpg BNPT dan sejumlah menteri gelar pertemuan dengan mantan napi terorisme (Foto: Reza/Okezone)

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar kegiatan bertajuk “Silaturahmi Kebangsaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (Satukan NKRI)” yang menghadirkan para mantan napi terorisme (eks napiter) dengan korban terorisme (penyintas).

Acara ini dihadiri sekitar 124 eks napiter dan 51 penyintas. Kepala BNPT, Komisaris Jenderal Suhardi Alius mengatakan acara ini diharapkan membawa pesan damai dalam rangka rekonsiliasi nasional.

"Dalam forum ini, adalah untuk melihat suatu pesan damai yang dari sisi penyintas tentu akan menyampaikan bahwa 'cukup kami saja jangan ada lagi korban' karena korban dari teror itu teman-teman, keluarga," ujar Suhardi di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (28/2/2018).

Mantan Kabareksrim Polri ini berujar, dalam forum ini eks napiter dan penyintas akan saling bermaaf-maafan. Bila kedua belah pihak sudah bisa saling memaafkan, maka dipastikan kedamaian di Indonesia akan tercipta.

"Sehingga ke depan ini bisa menjadi pesan tebar kedamaian bagi semuanya, tidak terjadi lagi kekerasan dan teror dan semua pihak dapat bertanggung jawab," ucap Suhardi.

Mantan Kapolda Jawa Barat ini menambahkan, para penyintas yang hadir di acara ini sudah bisa membuka diri dari rasa traumanya.

"Kami kumpulkan di sini sebagai bentuk rasa berbesar diri sanggup untuk menjalani kehidupan, toh ini sudah terjadi. Di lain pihak kita hadirkan mantan teroris yang sudah sadar yang ada di bawah binaan BNPT juga dan mereka menjadi duta-duta BNPT untuk menyampaikan pesan anti radikal di kalangan yang potensial," ujar Suhardi.

Selain Kepala BNPT, acara ini juga dihadiri oleh Menko Polhukam Wiranto, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi Muhammad Nasir, Menteri Sosial Idrus Marham, dan Ketua Pansus Revisi UU Terorisme Muhammad Syafi'i.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini