PKS Minta Polisi Transparan Usut Kelompok Penyebar Ujaran Kebencian

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Rabu 28 Februari 2018 07:08 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 28 337 1865726 pks-minta-polisi-transparan-usut-kelompok-penyebar-ujaran-kebencian-7wPATcO39k.jpg Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. (Foto: Harits Tryan Akhmad/Okezone)

JAKARTA – Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera meminta kepolisian memproses secara transparan dan akuntabel terhadap pengungkapan jaringan penyebar ujaran kebencian, The Family MCA (Muslim Cyber Army).

Kelompok The Family MCA diketahui menyebarkan berbagai isu dengan tujuan menimbulkan keresahan di masyarakat. Diduga kuat isu provokatif yang dilempar ke media sosial berupa kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI), penculikan ulama, penyerangan terhadap nama baik presiden, pemerintah, hingga tokoh-tokoh tertentu.

Mereka juga menyebarkan virus yang sengaja dikirimkan kepada orang/ kelompok lawan yang berakibat dapat merusak perangkat elektronik bagi penerima. Sindikat ini bukan hanya berasal dari satu daerah, melainkan tersebar, serta dari berbagai latar belakang pendidikan.

"Tentu kita berharap prosesnya transparan dan akuntabel," ujar Mardani kepada Okezone, Rabu (28/2/2018).

Mardani menilai keseriusan polisi mengusut kasus ini harus sebanding dengan kerja polisi dalam mengusut berbagai penyerangan terhadap sejumlah ulama dan tokoh agama yang sedang marak saat ini.

"Jika penanganan tidak tepat khawatir mendapat respons negatif dari publik," tuturnya.

(Baca Juga: Sudah 14 Orang Ditangkap Polisi, Semuanya Biang 'The Family MCA')

Sebelumnya Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Fadil Imran mengungkapkan, penangkapan terhadap empat tersangka dari operasi di lima kota di Indonesia yakni Jakarta, Bandung, Bali, Pangkal Pinang dan Palu.

Dari penangkapan tersebut, Polri terus melakukan pengembangan hingga akhirnya total yang dilakukan penangkapan mencapai 14 orang. Mereka yang ditangkap merupakan biang dari kelompok tersebut, kendati jumlah member grup mencapai ratusan ribu orang.Namun, masih ada satu orang yang tengah di Korea Selatan.

(Baca Juga: Kelompok "The Family MCA" Miliki Tim Akademi Tempur dan Sniper)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini