nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PAN Nilai Pengungkapan The Family MCA Dapat Minimalkan Penyebaran Ujaran Kebencian

Bayu Septianto, Okezone · Rabu 28 Februari 2018 06:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 28 337 1865724 pan-nilai-pengungkapan-the-family-mca-dapat-minimalkan-penyebaran-ujaran-kebencian-wBQrOPdjA0.jpg Wakil Sekretaris Jenderal PAN, Saleh Partaonan Daulay (Foto: Ist)

JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap sejumlah orang yang diduga merupakan anggota THE FAMILY MCA (Muslim Cyber Army), sebuah kelompok penyebar ujaran kebencian berhasil diungkap Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Sindikat tersebut tergabung dalam sebuah grup WhatsApp untuk menggerakan aksinya.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Daulay menilai keberhasilan Polri mengungkap kembali kelompok itu diharapkan dapat mengurangi penyebaran ujaran kebencian di media sosial.

"Dengan begitu, para pengguna medsos tidak ada yang terprovokasi dan terpancing untuk melakukan tindakan destruktif yang tidak diinginkan semua pihak," ucap Saleh saat dihubungi Okezone, Rabu (28/2/2018).

Menurutnya, upaya memecah belah bangsa sering dilakukan sejumlah pihak yang memiliki banyak kepentingan di belakangnya. Masyarakat diminta untuk tidak terprovokasi dan selalu waspada sehingga tak mudah terpancing dengan ujaran-ujaran kebencian yang dibuat kelompok-kelompok tersebut.

Meski ujaran kebencian di media sosial marak saat ini, Wakil Ketua Komisi IX DPR ini belum melihat fenomena ini sampai pada tahap situasi darurat, seperti yang diucapkan Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto. Saleh beralasan para pelakunya masih bisa ditangkap dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kelompok-kelompok itu memang ada dan itu nyata. Tetapi, aparat kepolisian kita masih bisa menangani. Jejak digital para pelaku masih bisa ditelusuri untuk menangkap para pelakunya," jelas Saleh.

(Baca Juga: Polri Sebut Kelompok 'The Family MCA' Mirip Sindikat Saracen)

Saleh berharap kepolisian bisa meningkatkan kemampuannya untuk menangkap kelompok-kelompok penyebar ujaran kebencian melalui media sosial ini. Ia mengingatkan tak menutup kemungkinan ke depan para pelaku ini akan semakin mahir dan canggih dalam menjalankan aksinya.

"Kepolisian kita diminta untuk selalu meningkatkan kapasitas dan kemampuannya sesuai dengan teknologi terkini. Dengan begitu, keamanan penggunaan teknologi siber di Indonesia menjadi terkendali," ujarnya.

(Baca Juga: Polri Akan Buru 1 Orang Anggota "The Family MCA" di Korsel)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini