nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Elza Syarief Mengaku Sulit Bedakan Omongan Palsu dan Fakta Nazaruddin

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Senin 26 Februari 2018 15:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 26 337 1864884 elza-syarief-mengaku-sulit-bedakan-omongan-palsu-dan-fakta-nazaruddin-UKnrGnTtAt.jpg Elza Syarief

JAKARTA - Advokat Elza Syarief mengaku sulit membedakan antara pernyataan fakta dan omongan palsu terpidana korupsi proyek pembangunan wisma atlet ‎dan gedung serbaguna di Palembang, M. Nazaruddin.

Elza yang pernah menjadi kuasa hukum Nazaruddin menjelaskan, bahwa mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu sering memberikan pernyataan yang berubah-ubah. Sehingga, Elza sulit untuk membedakan fakta dan fiktif dari pernyataan Nazaruddin.

Sebagaimana hal tersebut diakui Elza saat bersaksi di sidang lanjutan perkara dugaan korupsi proyek e-KTP, untuk terdakwa Setya Novanto (Setnov), pada hari ini.

"Nazar ini kadang ngomong lancar, pas nanti sewaktu-waktu dia berubah, saya sulit membedakan mana yang benar," ungkap Elza di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (26/2/2018).

Elza menjelaskan, awalnya, Nazaruddin sempat menceritakan indikasi kasus korupsi di proyek pengadaan e-KTP ke lembaga antirasuah pada tahun 2011.‎ Saat itu, Nazar ingin mendapatkan status Justice Collaborator dan Whistleblower.

Elza mengaku hanya mendengarkan apa yang disampai‎kan Nazaruddin kepada penyidik KPK. Menurut Elza, Nazar pernah membocorkan kepada penyidik bahwa ada mark up dalam proyek pengadaan e-KTP.

Namun, pada saat itu Nazar hanya fokus menjelaskan keterlibatan mantan Ketua Umumnya, Anas Urbaningrum dalam proyek pengadaan e-KTP. Elza sendiri waktu itu merupakan penasihat hukum Nazaruddin di kasus suap wisma atlet dan pembangunan gedung serbaguna Palembang.

"Kayaknya, dia (Nazaruddin) dendam sama Anas (Urbaningrum). Apa-apa terus mas Anas, jadi saya enggak ingat yang lainnya," pungkas Elza.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini