Djan Faridz Tak Mau PPP Dizalimi

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Minggu 25 Februari 2018 16:44 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 25 337 1864506 djan-faridz-tak-mau-ppp-dizalimi-BwEGhWtuvk.jpg (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Ketua Umum DPP PPP versi Muktamar Jakarta, Djan Faridz menegaskan, pihaknya tidak akan pernah mau menerima tawaran ishlah dari kubu Romiy. Sepanjang konsep islah hanya menjadikan PPP kubunya seperti pengemis.

"Satu milimeter pun kita tidak akan mundur, sampai titik darah penghabisan jiwa raga saya ini akan saya abdikan untuk partai ini (PPP). Islah kalau hanya kita ibarat punya mobil hanya jadi tukang cucinya, tukang lap mobilnya, itu bukan islah namanya tapi merendahkan kita," tegas Djan dalam pidatonya di Rapat Koordinasi dan Silaturahmi Nasional di kantor DPP PPP Jalan Talang, Jakarta, Minggu (25/2/2018).

Lebih lanjut Djan mengimbau agar kader PPP yang berada dibarisannya tetap istiqomah melawan kedzhaliman yang menimpa partai.

"Kalau kita mau berpuasa dan istiqhamah insya Allah kita akan mendapat rahmat dari Allah. Jangan kita menggadaikan kehormatan partai hanya demi materi. Semua itu tidak akan kita bawa mati. Ingat, PDIP dulu dizalimi penguasa tapi mereka karena istiqhamah dan solid akhirnya mereka jadi pemenang. Kita pun harus seperti itu," tandasnya.

Dirinya pun menyesalkan partai berlambang Kakbah saat ini tengah dibawa ke arah yang jauh dari nilai-nilai atau sprit islam yang sesungguhnya merupakan ruh PPP.

"Hanya karena demi dapat SK, mereka rela partai kita diacak-acak oleh orang yang notabenenya bukan orang islam (Menkumham). Untuk itu, kita harus tunjukkan bahwa kita adalah kader PPP yang masih tetap menjaga marwah dan martabat PPP," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini