KPK: Rumah Novel Baswedan Ditambahi CCTV, Dijaga Ketat 24 Jam

Taufik Fajar, Okezone · Jum'at 23 Februari 2018 02:02 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 23 337 1863494 kpk-rumah-novel-baswedan-ditambahi-cctv-dijaga-ketat-24-jam-pdewhQG4lh.jpg Novel Baswedan. (Foto: Antara)

JAKARTA - Kepala Biro Umum Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK), Syarief Hidayat mengatakan, pihaknya melakukan penambahan CCTV di rumah Novel Baswedan di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Penambahan CCTV itu untuk keamanan keluarga penyidik senior KPK tersebut.

"Ada beberapa penambahan CCTV di luar dan dalam rumah Pak Novel. Untuk penambahan itu, secukupnya," ujar Syarief kepada wartawan di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (22/2/2018).

KPK juga telah bekerjasama dengan pengurus Masjid Al Ikshan untuk penambahan CCTV di sekitaran masjid. Ada sekira delapan CCTV baru yang dipasang.

"Jadi, untuk pemasangan CCTV di masjid, adanya di sekitaran arah menuju jalan ke rumah Pak Novel," tuturnya.

Didampingi Istri Tercinta, Novel Baswedan Tiba di Tanah Air

Selain itu, lanjut dia, petugas keamanan yang berjaga di rumah Novel Baswedan saat malam hari terdiri dari Pamdal KPK dan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam).

"Pamdal KPK dan Kokam ini akan berjaga di kediaman Pak Novel selama 24 jam, dengan berganti-gantian," ungkapnya.

(Baca juga: Novel Baswedan Hanya Bisa Dijenguk Mulai Asar hingga Magrib)

Diberitakan sebelumnya, Novel menjalankan Salat Asar berjamaah di masjid yang jadi "saksi" teror penyiraman air keras. Novel Baswedan pun menyempatkan diri untuk menyapa warga-warga yang merupakan tetangganya. Ia juga menyatakan, dirinya sangat kangen dengan suasana rumahnya. "Kembali ke rumah, saya kangen semuanya," ujar Novel.

Kepulangan Novel untuk menunggu operasi tahap dua, karena dirinya mengaku saat ini kondisinya belum sepenuhnya pulih.

"Saya menunggu untuk operasi tahap dua. Jadi memang saya masih belum sembuh untuk pengobatan. Saya masih perlu waktu untuk recovery dan kemudian dipersiapkan untuk segera operasi tahap dua," tuturnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini