nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fahri Hamzah: Selamat Datang kepada Tuan, Novel Baswedan

Bayu Septianto, Jurnalis · Kamis 22 Februari 2018 19:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 22 337 1863342 fahri-hamzah-selamat-datang-kepada-tuan-novel-baswedan-AwHzTg08ye.jpg Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah menyampaikan selamat datang atas kepulangan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan ke Indonesia. Diharapkan kepulangannya bisa membuka jalan agar kasusnya bisa segera terungkap.

"Tentu kepulangan Novel itu bisa membuat situasi lebih jelas supaya proses identifikasi perkara bisa lebih baik. Jadi kita ucapkan 'selamat datang kepada tuan, Novel Baswedan," ucap Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (22/2/2018).

Fahri beranggapan untuk menelusuri kasus teror air keras perlu koordinasi antara Novel dan pihak kepolisian. Sehingga tak perlu dibentuk tim pencari fakta seperti yang diusulkan berbagai pihak untuk mengungkap kasus tersebut. 

"Karena ini kan terlalu banyak kasus, kalau kita ungkap nanti banyak yang tersinggung," ujarnya.

(Baca Juga: Tak Ada Trauma, Novel Baswedan Salat Berjamaah di Masjid yang Sama)

Sebaliknya, Fahri malah menyarankan dibentuknya tim pencari fakta untuk menelusuri dugaan adanya persekongkolan antara oknum di KPK dengan terpidana kasus korupsi Wisma Atlet, Muhammad Nazaruddin.

"Lebih bagus presiden membuat tim pencari fakta untuk mencari hubungan Nazaruddin dengan orang-orang di dalam KPK, mereka bersekongkol. Saya akan kasih data," tegasnya.

(Baca Juga: Operasi Mata Tahap Kedua Novel Baswedan Akan Secepatnya Dilakukan)

Diketahui, penyidik senior KPK, Novel Baswedan tiba di Indonesia siang tadi. Namun, Novel masih harus tetap menjalani rawat jalan selama berada di Jakarta. Sebab, pada April 2018, Novel akan kembali ke Singapura untuk menjalani operasi besar terhadap mata kirinya.

Novel sedianya sudah menjalani perawatan 10 bulan ‎lebih di salah satu rumah sakit mata di Singapura. Selama di sana, ia sudah menjalani satu kali operasi besar ditambah dengan operasi-operasi kecil terhadap kedua matanya.

Novel mengalami kerusakan mata dan hampir buta setelah disiram air keras oleh orang tidak dikenal pada 11 April 2017 di kawasan rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Namun, jajaran kepolisian belum juga berhasil ‎mengungkap siapa dalang maupun pelaku penyiraman air keras kepada Novel Baswedan. Kendati, pihak kepolisian sudah merilis sketsa dua terduga pelaku penyerangan terhadap Novel.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini