nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Meski Mata Novel Belum Pulih, Perjuangan Melawan Korupsi Tetap Berlanjut

Fahreza Rizky, Jurnalis · Kamis 22 Februari 2018 14:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 22 337 1863156 meski-mata-novel-belum-pulih-perjuangan-melawan-korupsi-tetap-berlanjut-JTP18em3hB.jpg Juru Bicara KPK, Febri (foto: Putera/Okezone)

JAKARTA - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, perjuangan melawan korupsi akan terus berlanjut meskipun saat ini Novel Baswedan belum pulih total.

"Sambut dengan gembira karena perjuangan terus dilakukan meskipun kita tahu sebelah mata (Novel) belum berfungsi sebagaimana layaknya akibat penyerangan," kata Febri di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (22/2/2018).

Mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) itu menuturkan, perjuangan melawan korupsi harus dilakukan dengan gembira lantaran itu menggambarkan optimisme.

 (Baca juga: Novel Baswedan Ingin Segera Kerja di KPK)

Sementara itu, aktivis anti korupsi yang juga kuasa hukum Novel Baswedan, Saor Siagian, berujar kasus penyiraman air keras ini harus segera dituntaskan oleh aparat kepolisian agar martabat penegakkan hukum kembali sebagaimana mestinya.

"Saya minta kepada Kapolri, ini hutang bersama jadi 10 bulan ini harus dituntaskan," pungkas Saor.

Seperti diketahui, Novel Baswedan sudah menjalani perawatan sepuluh bulan lebih di salah satu rumah sakit mata di Singapura. Novel sudah menjalani satu kali operasi besar ditambah dengan operasi-operasi kecil terhadap kedua matanya.

 (Baca juga: KPK Berterima Kasih atas Dukungan dan Doa terhadap Novel Baswedan)

Novel sendiri mengalami kerusakan mata dan hampir buta setelah disiram air keras oleh orang tidak dikenal pada, 11 April 2017, lalu, di kawasan rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Namun demikian, jajaran Kepolisian belum juga berhasil mengungkap siapa dalang maupun pelaku penyiraman air keras kepada Novel Baswedan. Padahal, pihak kepolisian sudah merilis sketsa dua terduga pelaku penyerangan terhadap Novel.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini