nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketua ICMI Yakin Isu SARA Tak Menonjol di Pilkada Serentak

Muhamad Rizky, Jurnalis · Rabu 21 Februari 2018 16:12 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 21 337 1862665 ketua-icmi-yakin-isu-sara-tak-menonjol-di-pilkada-serentak-ZKoeaLJiJH.jpg Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie. Foto Okezone

JAKARTA – Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie meyakini isu Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) tidak akan menonjol di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018.

Menurut Jimly, hal tersebut dikarenakan koalisi antara Partai Politik (Parpol) berbeda beda sehingga kemungkinan memainkan isu SARA kemungkinan kecil tidak terlalu menonjol.

"Dengan data polarisasi koalisi di 171 titik ini, saya optimis bahwa isu SARA tidak akan menonjol seperti waktu (Pilkada) DKI. Karena polarisasi pengelompokan koalisinya beda," kata Jimly saat diskusi bertajuk "Menyikapi Teror dan Kekerasan Pada Para Ulama" di Sekretariat ICMI Pusat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, (21/02/2018).

"Yang dikhawatirkan kan Jawa Barat (Jabar), ada 4 calon sama sekali tidak menggambarkan polarisasi DKI Jakarta. Maka kita berharap tidak tercermin di Jabar, Jatim dan daerah-daerah lain," ungkapnya.

BACA: Rentetan Calon Kepala Daerah yang "Terjegal" Status Tersangka KPK

BACA: Tiga Kunci Meminimalisir Mahar Politik dan Politik Uang saat Pilkada

Mantan Ketua MK itu juga mengungkapkan, masyarakat harus bisa melupakan kejadian yang terjadi di Pilkada DKI Jakarta. Ia meminta agar masing-masing pendukung untuk saling menahan diri agar tidak menimbulkan sentimen.

"Kita harus move on dari kasus DKI Jakarta. Untuk masyarakat Jakarta, udahlah jangan lagi dipengaruhi sentimen Pilkada DKI. Anies-Sandi udah jadi Gubenur-wagub. Kita lupakan DKI, sudah selesai," pinta Jimly.

Pun begitu, menurutnya, dalam Pilkada serentak tentu akan terjadi banyak ketegangan.

"Nanti ada ketegangan, itu 171 daerah, pasti ada ketegangan. Jadi, kita yang sudah terlatih Pemilu, harus makin dewasa. Kalau ada ketegangan-ketegangan dikit, biasa ajalah. Jangan bawa perasaan, sampai cerai sama istri dan lainnga. Saya harap (Pilkada) 2018 sukses, maka (Pilpres) 2019 kita menjadi lebih matang," tukasnya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini