nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fahri Hamzah Anggap Nazaruddin Bersekongkol dengan KPK

Muhamad Rizky, Jurnalis · Selasa 20 Februari 2018 06:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 20 337 1861865 fahri-hamzah-anggap-nazaruddin-bersekongkol-dengan-kpk-JfbdDNadyN.jpg Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Foto dok Antara

JAKARTA - Nama Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah disebut terlibat kasus korupsi oleh narapidana kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Muhammad Nazaruddin. Nazaruddin menuduh Fahri, menerima sejumlah uang saat menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.

Menanggapi hal itu Fahri menganggap ada persekongkolan antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Nazaruddin.

Fahri mengungkapakan, dirinya sudah mendengar rekaman keterangan Nazaruddin. Kata Fahri kalimat yang paling banyak dikatakan, “Kita serahkan kepada KPK dan “Saya paling banyak bantu KPK selama ini.”

"Dan berikutnya ia (Nazaruddin) menyampaikan bahwa dia sudah mengatakan begitu banyak nama untuk ditindaklanjuti oleh KPK. Nah, di situlah bahwa persekongkolan Nazar dengan KPK sangat mendalam," kata Fahri kepada wartawan, Senin, (19/02/2019).

Nazaruddin Bersaksi di Sidang Choel Mallarangeng

Oleh sebab itu, katanya, dapat diambil kesimpulan bahwa yang disampaikan Nazaruddin itu adalah kekecewaannya.

BACA: Nazaruddin Minta KPK Ikuti Aturan Hukum Terkait Usulan Bebas Beryarat

Baca Juga: Nazaruddin Klaim Punya Berkas Korupsi Fahri Hamzah

Fahri menyebut ada dua hal yang bikin Nazaruddin kecewa. Pertama asimilasinya yang tertunda karena bocornya dokumen KPK, yang menjamin kalau yang bersangkutan tidak mempunyai kasus.

"Kedua, bocornya kembali dokumen pansus angket yang sekarang telah menjadi lampiran laporan angket tentang ratusan kasus nazar yang disimpan KPK. Oleh karena itu, saya ingin menyimpulkan bahwa persekongkolan Nazar dengan KPK ini telah menjadi problem keamanan nasional," ungkapnya.

Nazaruddin Dijatuhi Hukuman 6 Tahun Penjara

Atas kesimpulan itu, Fahri meminta Komisi I dan Komisi III melihat persoalan tersebut sebagai persoalan keamanan yang serius. Terlebih kata Dia, peristiwa tersebut belakangan menyeret nama-nama besar termasuk SBY dan keluarganya.

"Nampaknya hasil dari satu persekongkolan yang luar biasa yang substansinya hilang. Inilah yang harus kita cermati. Dan saya akan terus memantau kasus ini untuk menuntaskan penanganan kasus persekongkolan yang telah merusak nama baik dan keamanan bangsa," paparnya.

Nazaruddin menyebut nama Fahri Hamzah dalam sidang lanjutan kasus e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto, Senin 19 Februari 2018. "Saya akan menyerahkan segera berkas ke KPK, tentang korupsi oleh Fahri Hamzah, waktu dia menjadi wakil komisi 3," kata Nazar.

Nazar mengklaim memiliki alat bukti bahwa Fahri terlibat dalam kasus. "Saya akan buktikan. Insya Allah bukti yang saya serahkan ini cukup untuk menjadikan Fahri jadi tersangka," lanjut Nazar. (fzy)

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini