nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pimpinan KPK Akan Bicarakan Nasib Novel Baswedan jika Sudah di Indonesia

Bayu Septianto, Jurnalis · Senin 19 Februari 2018 20:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 19 337 1861723 pimpinan-kpk-akan-bicarakan-nasib-novel-baswedan-jika-sudah-di-indonesia-7QaycHRaZ7.jpg Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang (foto: Bayu/Okezone)

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang berharap penyidik senior KPK Novel Baswedan dapat kembali bekerja.

Novel dikabarkan akan segera pulan‎g dari Singapura ke Indonesia, pada Kamis 22 Februari 2018, pekan ini. Namun demikian, Novel harus dilakukan pemeriksaan lanjutan terlebih dahulu sebelum pulang ke tanah air.

"Ya Novel pulang tentunya kalau dia bisa kerja itu keren.. iya gak? iya dong.. dia sehat lagi, mudah-mudahan kemudian kita bisa menciptakan kinerja kerja yang baik," ujar Saut usai memberikan materi dalam acara Rapat Konsultasi Kepala Daerah dari Partai Golkar di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (19/2/2018).

Saut pun menyerahkan sepenuhnya kepada Novel bila memang ingin kembali bergabung dengan lembaga antirasuah. Pimpinan KPK pun akan membicarakan posisi Novel bila kembali kerja di KPK, apakah masih menangani penyidikan atau tidak.

"Nanti kita lihat dimana dia suka. Kalau dia memang jiwanya suka di situ nanti kita lihat pimpinan yang memutuskan," ucapnya.

 (Baca juga: Pekan Ini Novel Baswedan Dijadwalkan Pulang ke Indonesia)

Meski Novel telah dinyatakan sembuh, Saut menyebut KPK tetap akan terus menindaklanjuti perkembangan kasus teror penyiraman air keras pada Novel, yang saat ini masih ditangani kepolisian.

"Ini kan memang mengumpulkan bukti. dari Polri kan tetap laporan ke kita prosesnya seperti apa. Jadi kita terimakasih," tutur Saut.

 

Sebelumnya, Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkatnya, Senin (19/2/2018) mengatakan meskipun nantinya Novel sudah diperbolehkan kembali ke tanah air, namun, Novel masih harus dilakukan rawat jalan.

"Jika sudah selesai recovery setelah operasi kemarin, bisa direncanakan untuk operasi tahap 2. Jadwal operai tahap 2 direncanakan pada bulan April 2018," kata Febri.

 (Baca juga: KPK Geram Novel Baswedan Dijadikan Korban untuk Kedua Kali)

Sekadar informasi, Novel Baswedan mengalami kerusakan mata setelah disiram air keras oleh orang tidak dikenal pada April 2017, lalu. Novel pun dilarikan ke rumah sakit di ‎Singapura agar matanya kembali normal.

Namun demikian, jajaran Kepolisian belum juga berhasil ‎mengungkap siapa dalang maupun pelaku penyiraman air keras kepada Novel Baswedan. Padahal, pihak kepolisian sudah merilis sketsa dua terduga pelaku penyerangan terhadap Novel.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini