nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bawaslu RI Janji Tindak Tegas Pihak yang Lakukan Politik Uang di Pilkada 2018

Puteranegara Batubara, Okezone · Minggu 18 Februari 2018 07:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 18 337 1861007 bawaslu-ri-janji-tindak-tegas-pihak-yang-lakukan-politik-uang-di-pilkada-2018-6qMGeLlRrD.jpg Politik Uang (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia berjanji akan menindak tegas seluruh pihak apabila terbukti melakukan praktik politik uang dalam perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2018 di 171 provinsi, kabupaten/kota di Indonesia.

Anggota Bawaslu RI Mochamad Afifuddin menekankan, pihaknya telah melakukan pengawasan dan pemetaan wilayah yang dianggap rawan potensi kecurangan politik uang.

"Penindakan kepada pihak yang melakukan akan kami lakukan dengan tegas," kata Afifuddin kepada Okezone Jakarta, Sabtu (17/2/2018).

Penindakan itu, kata Afifuddin akan dilakukan setelah pihaknya melakukan pencegahan secara maksimal terlebih dahulu. Oleh karenanya, kata dia, Bawaslu gencar mengkampanyekan gerakan anti-politik uang.

Apalagi, lanjut dia, dalam beberapa pekan ini, pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gencar melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kepada beberapa calon kepala daerah yang ikut dalam kontestasi Pilkada 2018 itu.

"Selanjutnya setelah pencegahan secara maksimal kami lakukan penindakan," tutur dia.

Beberapa calon kepala daerah yang terjaring OTT KPK, yang diduga terkait pencalonan di Pilkada 2018, antata lain, Bupati Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) , Marianus Sae, yang hendak maju dalam bursa calon Gubernur NTT. Lalu, Bupati Lampung Tengah, Mustafa sebagai Calon Gubernur Lampung dan Nyono Suharli Wihandoko, bakal Calon Bupati Jombang.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini