Gerkindo Gelar Acara Public Speaking untuk Pemimpin

Muhamad Rizky, Okezone · Selasa 13 Februari 2018 14:37 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 13 337 1858883 gerkindo-gelar-acara-public-speaking-untuk-pemimpin-YjMyfqhY0H.jpg foto: Okezone

JAKARTA - Gerakan Kasih Indonesia (Gerkindo) menggelar pelatihan public speaking bertajuk 'Training Publik Speaking untuk Pemimpin Kristen: How to be a Great Preacher'. Pelatihan tersebut dilakukan dengan tujuan bagi pemimpin kristen agar lebih memiliki kemampuan pada saat berkhutbah.

Ketua Umum Gerakan Kasih Indonesia Efraim Jerry Tawalujan mengatakan, dengan adanya kegiatan untuk meningkatkan kemampuan pengkhotbah tersebut nantinya dapat menambah kemampuan dalam berbicara di depan umum.

"Seminar hari ini kita beri pembekalan kepada pemimpin khususnya pemimpinn agama kristen, tentang bagaimana berbicara di depan publik. Ini dilakukan supaya makin bagus dalam memberikan pelayan kepada masyarakat kepada unat mereka," kata Jerry di Auditorium DPP Perindo, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, (13/02/2018).

Jerry menambahkan, selain kegiatan seminar pihaknya juga akan membuat pelatihan lain khususnya bagi pemimpin di gereja, seperti pelatihan bagi pemusik gereja, melatih pelayan Tuhan, dan seminar untuk memperlengkapi gereja supaya lebih bermanfaat.

"Pada dasarnya Gerkindo adalah Ormas Perindo kristen, kedepan kita akan membuat pelatihan lain contoh supaya ibadah makin bagus, melatih pemusik di gereja, melatih pelayan tuhan dan seminar untuk memperlengkapi gereja supaya makin bermanfaat," ungkapnya.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 120 peserta dari pemimpin dari berbagai gereja.

"Diharapkan nantinya akan memberi dampak kepada 40 juta umat kristen karena mereka akan khotbah di televisi," ungkapnya.

Salah seorang pendeta yang mengikuti pelatihan Hanan Soeharto mengungkapkan, peningkatan kompetensi terhadap pemimpin gereja yang dilakukan Gerkindo dinilai sangat penting dilakukan.

"Seminar semacam ini sangat bagus sekali membekali pimpinan gereja agar mempunyai kompetensi dalam khotbah kepada jemaat. Karena sebagai pemimpin kalo tidak bisa sampaikan kepada sasaran yang benar jadi kurang bagus. Saya berharap acara ini bisa berlanjut dengan tema yang lain, selain itu juga bisa dibekali dengan pemahaman tentang politik," kata Hanan.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini