Nama-Nama Kader PDIP Ini Berpeluang Jadi Pimpinan DPR dan MPR Pasca Revisi UU MD3

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 08 Februari 2018 12:24 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 08 337 1856490 nama-nama-kader-pdip-ini-berpeluang-jadi-pimpinan-dpr-dan-mpr-pasca-revisi-uu-md3-bryvaIrS0I.jpg Hendrawan Supratikno (Foto: Okezone)

JAKARTA - Rapat pembahasan Revisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR dan DPRD (MD3) mengenai penambahan kursi pimpinan DPR dan MPR yang dilakukan Badan Legislasi DPR dengan pemerintah selesai pada Kamis dini hari. Mereka menyepakati menambah satu kursi pimpinan DPR dan menambah tiga kursi pimpinan MPR.

Dari kesepakatan ini, pimpinan DPR kini menjadi enam orang, sementara pimpinan MPR akan bertambah menjadi delapan orang. PDI Perjuangan sebagai partai pemenang Pemilihan Umum 2014 dipastikan mendapat satu jatah kursi di keduanya.

Terkait itu, Ketua DPP PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno, mengatakan pihaknya bakal menyambut hasil kesepakatan di Baleg tersebut terkait penambahan kursi pimpinan DPR dan MPR.

Hendrawan menuturkan, pengurus partai sudah menyiapkan sejumlah nama yang bakal mengisi baik posisi pimpinan DPR maupun MPR. Menurutnya, keputusan mengisi jabatan strategis itu bakal ditentukan Ketua Umum Partai PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

"Belum ada, itu ranah ketua umum," kata Hendrawan kepada wartawan, Kamis (8/2/2018).

Ia menuturkan, nama-nama kader yang akan mengisi pos pimpinan DPR akan diumumkan sebelum pelantikan pada sidang paripurna pekan depan. Menurut Hendrawan, ada dua kader yang berpeluang untuk mengisi pos pimpinan DPR tersebut, yakni Ketua Fraksi PDIP Utut Adianto dan Sekretaris Fraksi PDIP Bambang Wuryanto.

"Rencananya minggu depan dilantik kan, sedang diusahakan supaya minggu depan ada pengukuhannya. Jadi harus ada namanya masuk," jelas dia.

Semantara untuk pimpinan MPR, peluang nama yang bakal mengisi posisi tersebut yakni Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah. Meski demikian, kata Hendrawan, keputusan resmi tetap bakal diumumkan Megawati

"Kalau MPR yang paling berpeluanglah, karena Pak Basarah sudah ketua badan sosialisasi MPR," pungkas Hendrawan.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini