BNPB: Waspadai Bencana di Puncak Musim Hujan Februari 2018

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Kamis 08 Februari 2018 09:53 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 08 337 1856417 bnpb-waspadai-bencana-di-puncak-musim-hujan-februari-2018-DRR7xhKGnL.jpg Ilustrasi (Dok.Okezone)

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta seluruh masyarakat diberbagai pelosok nusantara untuk lebih waspada terjadinya  bencana alam selama puncak musim penghujan pada bulan februari 2018.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyatakan bahwa BMKG memprediksi akan terjadi hujan berintensitas tinggi pada bulan Februari hingga Maret 2018 mendatang. BNPB memprediksi potensi bencana banjir, longsor dan puting beliung juga akan meningkat.

Sutopo menyebutkan selama tahun 2018, data bencana di Indonesia terjadi 275 bencana dengan korban tewas sebanyak 30 orang, 66 orang luka dan 153.183 harus mengungsi. Selain itu ada 10.254 unit rumah rusak (1.315 unit rusak berat, 2.801 unit rusak sedang dan 6.138 unit rusak ringan), dan 92 bangunan fasilitas umum rusak.

“Bencana longsor adalah bencana yang paling banyak menimbulkan korban jiwa meninggal dunia. Sejak 1 Januari 2018 hingga 7 Februari 2018 terdapat 19 orang meninggal dunia akibat longsor, sedangkan puting beliung 5 orang, banjir 3 orang, kombinasi banjir dan longsor 2 orang dan gempa 1 orang,” demikian keterangan tertulis Sutopo yang diterima Okezone, Kamis (8/2/2018).

 (Baca: BNPB Beberkan Penyebab Pulau Jawa Rentan Terkena Bencana)

Sutopo juga mengurai bahwa potensi longsor di Pulau Jawa meluas di daerah-daerah yang memiliki topografi pegunungan, perbukitan dan di lereng-lereng tebing yang di bawahnya banyak permukiman. Wilayah ini memanjang di Jawa bagian tengah hingga selatan. Dari peta potensi longsor pada Februari 2018, wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur adalah daerah yang memiliki potensi paling banyak dari ancaman longsor.

“Daerah rawan longsor tinggi di Jawa Barat meliputi Kabupaten Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bandung, Bandung Barat, Bandung Selatan, Purwakarta, Garut, Sumedang, Kuningan, dan Tasikmalaya. Sedangkan di Jawa Tengah terdapat di Kabupaten Banjarnegara, Cilacap, Purwokerto, Purworejo, Pekalongan, Temanggung, Semarang, Karanganyar, Tegal, Wonogiri, Magelang, Purbalingga dan Boyolali. Di Jawa Timur terutama di Kabupaten Ponorogo, Trenggalek, Malang, Pacitan, Mojokerto, Jember, Banyuwangi dan lainnya,” demikian uraian Sutopo.

 (Baca juga: 5 Banjir Besar yang Pernah Menerjang Jakarta, Semuanya Terjadi di Januari-Februari)

Menindaklanjuti potensi bencana di bulan Februari itu, BNPB mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya. Warga diminta lebih waspada saat hujan lebat terjadi bahkan apabila keadaan sudah mengkhawatirkan dianjurkan segera mengyungsi ke tempat yang lebih aman. “Kenali lingkungan sekitarnya tanda-tanda akan terjadinya longsor seperti adanya retakan tanah, amblesan tanah, keluarnya mata air pada lereng, air sumur dan mata air tiba-tiba keruh,”tukas Sutopo.

 

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini