KPK Pertimbangkan Tiga Hal terkait Bebas Bersyarat Nazaruddin

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 08 Februari 2018 00:03 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 07 337 1856323 kpk-pertimbangkan-tiga-hal-terkait-bebas-bersyarat-nazaruddin-e2BBR0lRIn.jpg Muhammad Nazaruddin. (Foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum mau memberikan rekomendasi mendalam mengenai usulan asimilasi dan pembebasan bersyarat untuk mantan bendahara umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin. Pasalnya, lembaga antirasuah tersebut masih mempertimbangkan beberapa hal.

"Untuk hasil dari KPK, kami masih bahas secara internal, karena kami perhitungkan secara hati-hati," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu 7 Februari 2018.

Ia melanjutkan, setidaknya ada tiga hal yang menjadi pertimbangan untuk memberikan rekomendasi asimilasi dan bebas bersyarat kepada Nazaruddin. Pertama, jangka waktu hukuman pidana dari dua kasus yang menjeratnya.

Lalu yang kedua, sebut Febri, adanya kontribusi pihak-pihak yang mau bekerja sama untuk membongkar peran orang lain dalam kasus korupsi. Ketiga, pertimbangan lainnya yang berkesinambungan dalam kasus tersebut.

(Baca: KPK Bantah Ada Konspirasi Terkait Usulan Bebas Bersyarat Nazaruddin)

"Karena kalau kami lihat Nazar, meskipun yang ditangani dua perkara, sebenarnya ada puluhan proyek yang sudah diproses di sana, baik korupsinya ataupun TPPU (tindak pidana pencucian uang) yang saat itu dilakukan oleh sebuah perusahaan yang dikelola Nazar bersama-sama pihak tertentu saat itu," papar Febri.

Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) sendiri telah menggelar sidang dan merekomendasikan dua hal. Sidang tersebut dilaksanakan pada 30 Januari 2018.

Dua usulan itu adalah, permintaan asimilasi kerja sosial di pondok pesantren kawasan Jawa Barat serta pembebasan bersyarat terhadap Nazaruddin.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini