Terjerat Kasus Korupsi E-KTP, Ini Curhatan Setnov untuk Keluarga Tercinta

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 01 Februari 2018 14:39 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 01 337 1853222 terjerat-kasus-korupsi-e-ktp-ini-curhatan-setnov-untuk-keluarga-tercinta-VHLbxaCEz1.jpg Terdakwa kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto (foto: Antara)

JAKARTA - Istri dari terdakwa perkara korupsi proyek pengadaan e-KTP, Setya Novanto (Setnov), Deisti Astriani Tagor‎, tidak pernah absen mendampingi suaminya menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.

Tak hanya di persidangan, Deisti kerap kali mengunjungi Setnov ‎di Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan. Hampir setiap pekan Deisti mengunjungi suaminya tersebut untuk memberikan makanan ataupun sekadar berbincang.

Setnov mengaku kesetiaan Deisti terhadap dirinya yang sedang tersandung perkara korupsi tanpa paksaan. ‎Menurut Setnov, kehadiran Deisti di persidangan maupun saat ditahanan merupakan bentuk keprihatinan sang istri terhadap suami.

"Itu kan kesetiaan sebagai istri pada suami. hehehe. sama-sama ikut prihatin lah. Apapun yang menjadi masalah, tetap kita bersama," kata Setnov di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (1/2/2018).

Kenakan Hijab Hitam Bercorak Bunga, Istri Setya Novanto Jalani Pemeriksaan KPK

 (Baca juga: Setya Novanto Butuh Keterangan Ganjar Pranowo di Persidangan E-KTP)

Tak seperti rekan Setnov yang lainnya, Deisti tetap hadir setiap persidangan perkara korupsi e-KTP yang menjerat mantan Ketua DPR RI tersebut. Pada hari ini, Deisti terlihat hadir‎ dengan mengenakan kemeja biru muda yang senada dengan warna hijabnya.

Setnov mengaku tidak ada masalah dirumahnya ketika Deisti menemani selama persidangan yang bahkan hingga larut malam. Pun demikian dengan anak-anak Setnov dan Deisti yang masih sekolah.

"(Anak-anak) kan ada sekolah, ada juga yang kerja, doanya saja," terangnya.

Setya Novanto sendiri didakwa secara bersama-sama melakukan perbuatan tindak pidana korupsi yang mengakibatkan ‎kerugian negara sekira Rp2,3 triliun dalam proyek pengadaan e-KTP, tahun anggaran 2011-2013.

KPK Periksa 2 Anak Setya Novanto Terkait Kasus KTP Elektronik

 (Baca juga: Setnov Masih Rahasiakan Aktor Besar di Kasus Korupsi E-KTP)

Setya Novanto selaku mantan Ketua fraksi Golkar diduga mempunyai pengaruh penting untuk meloloskan atau mengintervensi anggaran proyek e-KTP yang sedang dibahas dan digodok di Komisi II DPR RI pada tahun anggaran 2011-2012.

Atas perbuatannya, Setya Novanto didakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

 

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini