nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ditanya soal Gerhana Bulan, Jokowi: Nonton di Langit, Gak Mungkin di Tanah

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Rabu 31 Januari 2018 12:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 31 337 1852576 ditanya-soal-gerhana-bulan-jokowi-nonton-di-langit-gak-mungkin-di-tanah-NMGbzHN8Qz.jpg Presiden Joko Widodo. Foto Antara/Puspa Perwitasari

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkelakar mengenai fenomena gerhana bulan total. Ini terjadi ketika dirinya ditanya oleh awak media yang berutugas meliput di Istana Negara, Rabu (31/1/2018).

Saat itu, salah seorang wartawan bertanya kepada Jokowi, apakah dirinya akan menyaksikan fenomena gerhana bulan total, yang akan berlangsung nanti malam.

Jokowi menjelaskan bahwa dirinya akan menyaksikan fenomena langka tersebut. “Jelas nonton di langit lha, gak mungkin di tanah,” ujar Jokowi.

Fenomena gerhana bulan total atau super blue blood moon bisa disaksikan di seluruh wilayah Indonesia dengan mata telanjang atau teleskop.

Nama fenomena super blood moon itu merupakan gabungan dari tiga fenomena sekaligus. Pertama supermoon. Yakni jarak terdekat bulan dengan bumi hingga ukuran bulan terlihat lebih besar dari biasanya.

BACA: Gerhana Bulan Total Malam Ini Akan Berlangsung dengan Durasi Terlama Sepanjang Abad

BACA: Ini 7 Lokasi Pengamatan Gerhana Bulan Total di Jakarta

Lalu bloodmoon. Sesuai namanya, bulan akan terlihat merah seakan berdarah. Bluemoon, yaitu bulan pertama kedua dalam satu tahun masehi.

Gerhana bulan bisa disaksikan mulai pukul 18.48 WIB. Gerhana akan terlihat sebagian. Selanjutnya, gerhana total akan berlangsung mulai pukul 19.52 WIB. Puncak gerhana akan terjadi pada pukul 20.30 WIB.

Selanjutnya, gerhana total akhir akan mulau muncul pada pukul 21.08. Gerhana bulan akan diakhiri pada pukul 22.11 WIB.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini