nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pernyataannya Timbulkan Polemik, Kapolri Akan Kumpulkan Ormas Islam

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Selasa 30 Januari 2018 19:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 30 337 1852336 pernyataannya-timbulkan-polemik-kapolri-akan-kumpulkan-ormas-islam-4k8Dv1nx13.jpg Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan menggelar pertemuan dengan sejumlah organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam menyusul pernyataannya yang ramai diperbincangkan masyarakat.

Pada video itu, pernyataan Tito yang dianggap sekelompok orang menuai polemik adalah, lantaran menyatakan bahwa hanya dua ormas Islam, yakni Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah yang laik didukung karena memiliki jasa kepada Indonesia.

"Nanti akan ada pertemuan dengan Organisasi-organisasi islam. Kami silaturahmi," ujar Setyo saat disinggung pernyataan Kapolri, Jakarta, Selasa (30/1/2018).

Menurut Setyo, pernyataan yang dilontarkan oleh Tito itu terjadi pada tahun 2016. Ketika itu, lanjut Setyo, sedang berlangsung acara Memorandum of Understanding (MoU) dengan NU.

"Saya waktu itu masih Kadiv Hukum, bahkan gambarnya viral ada gambar saya disitu. saya masih Kadiv Hukum. dan di kantor PBNU kalau nggak salah," tutur Setyo.

Oleh karena itu, Setyo menjelaskan, maksud dan tujuan akan digelar pertemuan ormas Islam ini, untuk memberikan pemahaman yang sebenar-benarnya terkait dengan pernyataan dari Kapolri. "Ya mau memberikan penjelasan," ucap Setyo.

Pernyataan Tito ini kembali viral melalui cuplikan video di kalangan masyarakat. Bahkan, hal tersebut bertambah ramai diperbincangkan setelah Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain membuat surat terbuka mempertanyakan pandangan Tito.

Bahkan, Tengku menyesalkan sekelas Kapolri melontarkan pernyataan tersebut. Menurutnya, Tito harus meminta maaf kepada seluruh umat Islam terkait dengan statemennya.

"Benar itu saya yang menuliskan. Langsung dengan tangan saya. Saya sangat kecewa dan keberatan atas pidato Kapolri. Saya dan umat sekarang menunggu pernyataan maaf dari Kapolri," ujar Tengku saat dikonfirmasi, Selasa (30/1/2018).

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini