nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wakili Jokowi, Wiranto Akan Hadiri Perayaan 50 Tahun Kemerdekaan Republik Nauru

Fahreza Rizky, Okezone · Jum'at 26 Januari 2018 20:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 26 337 1850903 wakili-jokowi-wiranto-akan-hadiri-perayaan-50-tahun-kemerdekaan-republik-nauru-hnDOKYA0Vi.jpg Menko Polhukam Wiranto (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Kemanan (Menko Polhukam) Wiranto akan menghadiri perayaan 50 tahun kemerdekaan Republik Nauru pada Senin 29 Januari 2018. Wiranto mengunjungi Nauru mewakili Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

"Saya mau ke Nauru, Senin, memimpin delegasi Indonesia dalam rangka menghadiri hari ulang tahun kemerdekaan Nauru. Saya mewakili Presiden, sekaligus melakukan penjajakan atau kerjasama di berbagai bidang," kata Wiranto di Gedung Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (26/1/2018).

Dia menuturkan, kepergiannya ke negara tersebut merupakan kunjungan balasan dari kehadiran Presiden Nauru, Baron Divavesi Waqa ke Indonesia pada Jumat 8 Desember 2017 lalu.

"Karena Presiden Nauru waktu datang ke Indonesia, jelas bahwa ada keinginan yang kuat untuk melakukan peningkatan hubungan dengan Indonesia," jelasnya.

(Baca Juga: Menko Polhukam Wiranto Bertemu Utusan Rusia Bahas Terorisme hingga Sukhoi)

"Saya penjajakan ke sana sekaligus, apa yang bisa kita lakukan untuk membantu Nauru. Jauh juga perjalanan (dari Indonesia) kira-kira memakan waktu sembilan jam," sambung Ketua Dewan Pembina Partai Hanura itu. 

Mantan Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) itu mengungkapkan, dalam kunjungannya ke Nauru, pihaknya akan membawa tim kesenian yang akan berlaga di sana.

"Jumlahnya 10 orang, tapi dia bisa menari, main band, karena di sana kelihatannya olah vokal itu senang. Lagu-lagu reggae, hawai, ya kita sisipkan lagu daerah sini," terang Wiranto.

(Baca Juga: Bertemu dengan Wiranto, Menhan AS Bahas Kerjasama Perdamaian Kawasan)

Selain itu, Wiranto juga mengatakan bakal menawarkan kerjasama di bidang perikanan dengan Republik Nauru. Sementara kerjasama di bidang industri pertahanan tidak dijajakan. Pasalnya, hal itu belum dibutuhkan untuk saat ini.

"Ada, dalam bidang perikanan. Perdagangan lain kita belum tahu, kita lihat. (Kunjungan ke Nauru) kita bawa dari Kadin, perwakilan kementerian dan lembaga terkait," ungkapnya.

 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini