nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hary Tanoe Dinilai Cocok Jadi Cawapres Jokowi, Ini 5 Alasannya

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 25 Januari 2018 17:39 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 25 337 1850220 hary-tanoe-dinilai-cocok-jadi-cawapres-jokowi-ini-5-alasannya-xPsdV8tWib.jpg Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo.

JAKARTA - Jokowi Mania Nusantara menilai ada beberapa nama yang dianggap tepat sebagai calon wakil presiden (cawapres) untuk mendamping Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019.

Adapun nama-nama potensial sebagai cawapres untuk mendampingi Jokowi yakni Purnawirawan Moeldoko, Mantan Jendral Budi Gunawan, Mahfud MD, Sri Mulyani, Zulkifli Hasan, Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo.

Menurut Ketua Jokowi Mania Nusantara, Imanuel, nama Hary Tanoesoedibjo masuk dalam beberapa nama yang dianggap potensial untuk menjadi cawapres mendampingi Presiden Jokowi di 2019 karena lima alasan.

“(Pertama) sosok yang punya karakter pekerja keras dan enerjik,” ujar Imanuel dalam diskusi yang bertema ‘Mencari Cawapres Pendamping Jokowi’, di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (25/1/2018).

(Baca juga: Survei Indo Barometer, Hary Tanoe Masuk Bursa Cawapres 2019)

Kedua, Hary Tanoe juga dianggap punya track record atau rekam jejak yang baik, sesuai dengan keinginan Jokowi Mania Nusantara. Ketiga tidak punya beban masa lalu. Keempat tidak tersandung kasus korupsi.

“Dan (kelima) punya loyalitas dan royalitas,” jelasnya.

Hary Tanoe Hibahkan Lahan Milik MNC di Lido kepada BNN

Sebelumnya diberitakan, Lingkar Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei yang menunjukkan Partai Perindo jadi pemuncak klasemen dalam pemilu serentak 2019 di antara partai-partai baru lainnya. Pasalnya, berdasarkan hasil survei LSI, Perindo berhasil memperoleh elektabilitas sebesar 3 persen.

(Baca juga: Survei LSI: Perindo Puncaki Klasemen Partai Baru)

Pencapaian ini jauh lebih baik ketimbang partai lainnya seperti PSI, PKPI, PBB yang hanya berhasil meraup elektabilitas di bawah angka 2 persen.

"Perindo memuncaki klasemen di partai baru. Jadi ada empat partai yaitu Perindo, PSI, PKPI dan satu lagi PBB. Perindo di angka 3 persen jadi dianggap partai baru yang memuncaki klasemen," kata Rully di Kantor LSI, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu 24 Januari 2018.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini