Wiranto Cairkan Ketegangan Dua Kubu di Hanura

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Rabu 24 Januari 2018 20:21 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 24 337 1849789 wiranto-cairkan-ketegangan-dua-kubu-di-hanura-Fm4Xlp3D0Z.jpg Ketua Dewan Pembina Hanura Wiranto (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto mengatakan, dua kubu di internal partainya sepakat untuk berkumpul dan menuntaskan persoalan dengan mengedepankan hati nurani. Baik itu kubu Oesman Sapta Odang maupun Daryatmo.

"Kita sepakat untuk sama-sama berkumpul menyelesaikan masalah partai dengan cara-cara yang baik, mengedepankan hati nurani," kata Wiranto kepada wartawan, Rabu (24/1/2018).

Kehadiran Wiranto dalam pertemuan yang digelar bersama kedua kubu di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Selasa 23 Januari mampu mencairkan ketegangan. Di mana, dirinya menjadi penengah dan ditegaskan Wiranto bahwa konflik di internal partainya sudah tuntas.

(Baca Juga: Wiranto Sebut Oesman Sapta Masih Jabat Ketua Umum Hanura)

Kedua kubu sepakat untuk menuju proses islah dan sama-sama terbuka untuk mencari solusi dan tak perlu saling menyalahkan. Selain itu, sepakat untuk tidak membawa persoalan internal partai ke ranah publik. 

"Kita menyadari bahwa konflik dalam tubuh partai akan merugikan kepentingan partai, apalagi menjelang Pemilu. Oleh karena itu, kita tidak lagi salah menyalahkan, namun untuk mencari titik temu dari perbedaan yang muncul," katanya.

Kepada semua pengurus baik di tingkat pusat maupun daerah, Wiranto meminta untuk terus melakukan persiapan verifikasi faktual sambil menunggu hasil konsolidasi.

Sekadar diketahui, konflik di internal Hanura sendiri berawal dari mosi tidak percaya yang dikeluarkan 27 DPD dan ratusan DPC terhadap Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang. Pria yang juga menjabat Wakil Ketua MPR itu dinilai melakukan pelanggaran serius dalam kepemimpinannya.

(Baca Juga: Bentuk Tim Khusus, 2 Kubu Hanura Sepakat Menuju Islah)

Saling pecat pun terjadi, bermula dari kubu Daryatmo dan Syarifuddin Sudding cs melakukan pemecatan terhadap Oesman Sapta Odang, dan sebaliknya Oesman Sapta Odang memecat Syarifuddin Sudding dari Sekjen Hanura.

Buntutnya, digelar Munaslub dan menetapkan Daryatmo sebagai ketua umum. Namun, Wiranto masih menganggap Oesman Sapta Odang sebagai ketua umum, setelah ada pertemuan konsolidasi kedua kubu.

 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini