Kapolda Papua: 15 Ribu Warga Asmat Alami Gizi Buruk

Achmad Fardiansyah , Okezone · Rabu 24 Januari 2018 15:47 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 24 337 1849608 kapolda-papua-15-ribu-warga-asmat-alami-gizi-buruk-vHT336muKN.jpg Kapolda Papua Irjen Boy Rafli Amar (Okezone)

JAKARTA - Kapolda Papua Irjen Boy Rafli Amar mengatakan 15 ribu warga di Kabupaten Asmat mengalami gizi buruk karena faktor keterbatasan ekonomi dan jauhnya layanan kesehatan.

"Yang mengalami gizi buruk, kalau kemarin ya cukup tinggi ya, kurang lebih di antara 10 ribu sampai 15 ribu orang," kata Boy di sela ikut Rapim Polri di Gedung PTIK, Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (24/1/2018).

Gizi buruk yang dialami masyarakat di Asmat disebabkan beberapa faktor, di antaranya minimnya sarana kesehatan seperti puskesmas, taraf perekonomian warga masih rendah, keterbatasan sarana transportasi dan keterbatasan akses distribusi makanan bergizi, serta lokasi yang jauh dan sulit dijangkau.

Beberapa aliran sungai di Asmat sering pasang surut sehingga tidak selalu bisa dilewati kapal untuk mendistribusikan bahan makanan maupun obat-obatan.

(Baca juga: Petaka Gizi Buruk di Tanah Papua)

Polri sudah membentuk tim bersama instansi terkait untuk memberikan pelayanan terhadap warga yang mengalami gizi buruk, seperti pemberian vaksin.

"Jadi pelayanan-pelayanan kesehatan kita, termasuk juga pemberian vaksin. Jadi sudah banyak vaksin diberikan termasuk distribusi makanan," ucapnya.

Layanan kesehatan seperti puskesmas diakui masih minim, tenaga medis kurang.

Boy meminta Pusdokkes Mabes Polri untuk mengirimkan sejumlah dokter untuk ditempatkan di puskesmas-puskesmas di Asmat. "Program dokter muda, dokter magang diharapkan bisa hadir di Papua sehingga bisa mengisi pos yang kosong, terutama kepala puskesmas," katanya. (sal)

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini