Bertemu dengan Wiranto, Menhan AS Bahas Kerjasama Perdamaian Kawasan

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Selasa 23 Januari 2018 17:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 23 337 1849138 bertemu-dengan-wiranto-menhan-as-bahas-kerjasama-perdamaian-kawasan-mnglmNMMSr.jpg Menko Polhukam Wiranto saat bersama Menhan AS james Mattis (Foto: Harits/Okezone)

JAKARTA - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) James Mattis melakukan pertemuan dengan Menteri Koodinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia, Wiranto di Kemenko Polhukam.

Wiranto mengatakan dalam pertemuannya dengan James Mattis membicarakan berbagai hal. Salah satu yang dibahas yakni membicarakan kerjasama dalam rangka menjaga perdamaian kawasan.

“Kita tahu bahwa AS merupakan negara superpower yang punya pengaruh di seluruh kawasan dan saat ini Amerika memandang Indonesia satu negara yang cukup strategis ya untuk menjadi partner dalam rangka menjaga kedamaian kawasan sehingga pembicaraan saya tentu sangat luas mencakup berbagai hal,” ujar Wiranto seusai melakukan pertemuan dengan James Mattis di Kemenko Polhukam, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (23/1/2018).

 (Baca: Menteri Ryamizard & Menhan AS Bahas Keamanan Negara dan Rohingnya)

Wiranto mengatakan, aspek keamanan kawasan yang diperhatikan Amerika Serikat yakni mengenai Indo Pasifik, Laut Cina Selatan, Perairan Sulu. Tak cuma itu, Wiranto juga menjelaskan bahwa dalam pertemuannya dengan Menhan Amerika Serikat juga menyinggung mengenai alutsista dan pertukaran Perwira.

“Dan juga masalah transfer teknologi di alutsista, kita bicarakan tukar menukar para perwira muda dari kedua negara yang sudah berlangsung lama dan perlu kita lanjutkan lagi,” tutur Wiranto.

Selain itu, mantan Panglima ABRI ini juga menceritakan dirinya mintai pendapat oleh James Mattis mengenai permasalahan Rohingnya tidak hanya sebatas kemanusiaan yang dimana para pengungusi Rohingnya rentan disusupi oleh paham-paham ideologis oleh kelompok teroris menjadi anggota baru mereka.

 (Baca juga: Jokowi Terima Menhan AS Jim Mattis di Istana Merdeka)

“Di Myanmar itu kan cukup serius untuk ditindaklanjuti dan minta pengalaman Indonesia mengatasi terorisme yang dikenal sebagai negara berhasil menangani terorisme dan kita punya metode hard and soft approach ya, kita juga menangani di hulu sangat serius,” pungkas Wiranto.

Sementara usai melakukan pertemuan dengan Wiranto, Menhan Amerika Serikat James Mattis enggan memberikan pernyataan kepada awak media.

(ulu)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini