nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

AMKI Tegaskan Radikalisme Tak Tumbuh dari Masjid Kampus

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 22 Januari 2018 18:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 22 337 1848628 amki-tegaskan-radikalisme-tak-tumbuh-dari-masjid-kampus-ZDLdl9EzqE.jpg Ketua AMKI Profesor Hermawan Kresno Dipojono (Foto: Fahreza Rizky)

JAKARTA - Asosiasi Masjid Kampus Indonesia (AMKI) menolak anggapan yang menyebutkan bahwa masjid kampus menjadi tempat penyemaian bibit radikalisme di kalangan kaum muda.

"Selama ini kita tidak merasa radikalisme tumbuh dari masjid kampus. Kalau pun ada satu dua barangkali, tapi kan enggak bisa digeneralisir," kata Ketua Umum AMKI Profesor Hermawan Kresno Dipojono usai beraudiensi dengan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (22/1/2018).

Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) itu menuturkan, AMKI selalu bekerja sama dan membangun komunikasi dengan tokoh serta lembaga keagamaan lainnya dalam rangka meneguhkan komitmennya untuk menghasilkan kader yang memberi manfaat untuk bangsa Indonesia.

"Kita mencoba menjelaskan kepada semua pihak mengenai duduk permasalahannya, termasuk kepada Wapres JK, dengan institusi atau lembaga lainnya, karena ini konsen kita semua, kami, pemerintah, yang merasa terpanggil bahwa NKRI ini amanah yang luar biasa dari Allah Ta'ala," ujarnya.

(Baca Juga: Jusuf Kalla Terima Audiensi Pengurus Asosiasi Masjid Kampus Bahas Isu Radikalisme)

Sejak berdiri 14 tahun silam, sebanyak 300 masjid kampus seantero Tanah Air merupakan anggota AMKI. Adapun pengurus organisasi ini merupakan para dosen di kampus-kampus tersebut.

Lulusan The Ohio Univerisity, Amerika Serikat ini menuturkan, AMKI berupaya mencetak anggotanya untuk selalu berpikir kritis, analitis, serta tidak kaku (jumud) dan ikut-ikutan tanpa mengetahui pemaknaannya (taklid buta). Karenanya, ia memastikan bahwa masjid kampus bukanlah 'ladang' penyemaian paham radikal.

"Jadi, visi kami ingin menjadikan masjid kampus sebagai sebuah institusi yang berperan serta dalam membina karakter calon-calon pemimpin bangsa," pungkas Hermawan.

(Baca Juga: Masjid di Sleman Ini Sudah Terpasang Lift)

Diberitakan sebelumnya, Wapres JK Kalla menerima audiensi Pengurus Pusat AMKI. Dalam audiensi, JK ikut membahas soal isu radikalisme sekaligus berpesan agar AMKI ikut juga memakmurkan masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, pengurus AMKI sekaligus memperkenalkan diri kepada Wapres JK. Sebab, AMKI baru saja selesai kongres membentuk kepengurusan. AMKI sendiri merupakan bagian dari Dewan Masjid Indonesia (DMI), sehingga AMKI memiliki keterkaitan lantaran JK merupakan Ketua Umum DMI.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini