nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketua DPR Bambang Soesatyo Dinilai Bisa Selesaikan RUU KUHP

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Senin 22 Januari 2018 10:19 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 22 337 1848315 ketua-dpr-bambang-soesatyo-dinilai-bisa-selesaikan-ruu-kuhp-OOfq8lUu7g.jpg Ketua DPR Bambang Soesatyo

JAKARTA - Peneliti Asosiasi Sarjana Hukum Tata Negara (ASHTN), Mei Susanto optimis DPR dibawah kepemimpinan Bambang Soesatyo (Bamsoet) sebagai Ketua DPR dapat menyelesaikan pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) KUHP.

"Kalau dilihat yang paling urgent kebetulan Pak Bambang dari Komisi III DPR sebelumnya, jadi ada tunggakan RUU KUHP dan KUHAP tapi KUHP khususnya. Karena, KUHP kita itu kan warisan Belanda sampai sekarang belum diubah," kata Mei saat dihubungi, Minggu 21 Januari 2018.

Menurut dia, Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) sangat dasar sekali sehingga harus segera diselesaikan pembahasan rancangannya di parlemen. Kini, kabarnya sudah mulai pembahasan buku kedua RUU KUHP.

"Seharusnya selain dibahas se‎cara cepat, tapi juga dilihat dari segi kualitas yaitu harusnya DPR punya politik hukum pembentukan UU yang jelas," ujarnya.

(Baca Juga: Fraksi PKS Perintahkan Anggotanya di Panja RUU KUHP Tolak LGBT)

Karena, kata Mei, seringkali Undang-undang yang dihasilkan DPR dan pemerintah itu diuji di Mahkamah Konstitusi (MK) dan dibatalkan. Maka, DPR lewat Bambang Soesatyo harus memastikan bahwa UU yang akan disahkan itu tidak bertentangan dengan UUD 1945 dan Pancasila.

Dengan demikian, Mei mengaku optimis pembahasan RUU KUHP akan selesai masa sidang ini dibawah kepemimpinan Bambang Soesatyo sebagai Ketua DPR RI. Sebab, melihat dari perkembangan saat ini masuk tahap pembahasan buku kedua menunjukan bisa selesai RUU KUHP.

‎"Kalau melihat dari perkembangan sih sebenarnya bisa, saya optimis. Cuma kalau misalnya sesuai target dan lainnya saya tidak optimis, tapi kalau KUHP saya optimis. Karena yang saya tahu dari teman-teman di Komisi 3, buku pertama sudah selesai dan mereka tinggal bahas di buku kedua. Itu yang saya lihat seharusnya bisa selesai," tandasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini