nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Siapkan Anggaran Rp3,9 T untuk Bangun Universitas Islam Internasional‎ Indonesia

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Kamis 18 Januari 2018 22:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 18 337 1847166 pemerintah-siapkan-anggaran-rp3-9-t-untuk-bangun-universitas-islam-internasional-8206-indonesia-lfiM33eFDA.jpg Presiden Jokowi saat memimpin ratas soal pembangunan UIII (Foto: Antara)

JAKARTA - Pemerintah akan menyiapkan anggaran sebesar Rp3,9 triliun untuk membangun Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Kompleks RRI, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljon‎ mengatakan, pada pembangunan awal universitas bertaraf internasional ini, pemerintah akan mengucurkan dana sekitar Rp600 miliar.

"Untuk ini sekitar Rp600 miliar di 2018 ini dari Rp3,9 (triliun)," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (18/1/2018).

 (Baca: Cerita Jokowi di Balik Pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia)

Basuki mengatakan, penggelontoran dana pada pembangunan awal itu akan dikucurkan oleh Kementerian Agama melalui Bendahara Urusan Negara (BUN) di Kementerian Keuangan. Sebab, dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2018 anggaran tersebut belum masuk.

Sementara untuk sisa dana pembangunan, pemerintah belum memastikan apakah akan meminjam atau tidak nantinya. Basuki menyerahkan sepenuhnya urusan tersebut kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Kalau semua anggaran yaitu Rp3,9 triliun belum tentu pinjaman, mungkin ini akan menggunakan hibah-hibah dari banyak negara. Itu urusannya Pak Wapres. Tapi kita model dengan APBN dulu untuk untuk 2018," ucap dia.

 (Baca juga: Jokowi Pimpin Ratas Pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia)

Ia melanjutkan, bahwa bangunan UIII ini akan dibangun secara furturistik. Rencananya akan terdapat sejumlah fasilitas seperti perpustakaan, masjid, serta taman religi. Bangunan ini pun dirancang oleh arsitek Indonesia, yakni Andy Siswanto dan Muniji. Muniji merupakan mantan orang Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), yang juga cucu dari almarhum Kiai Ahmad Dahlan.

Filosofis bangunan ini akan mencerminkan ayat-ayat Alquran. Sementara itu, sasaran mahasiswa dari universitas ini merupakan para pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan pasca sarjana hingga mahasiswa yang ingin meraih gelar doktor nantinya‎.

"Itu ya gambarannya seperti itu dan Wapres sudah setuju," kata dia. ‎Selanjutnya, universitas Islam ini juga akan membuka ruang beasiswa untuk menarik pelajar domestik hingga pelajar dari luar negeri. "Jadi ini memang untuk S2 dan S3 bukan S1. Kalau S1 bisa di UIN," pungkasnya.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini