nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Marsekal Yuyu Sutisna Jadi KSAU, Jenderal Gatot: Saya Tidak Ragu kepadanya

ant, Jurnalis · Kamis 18 Januari 2018 16:40 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 18 337 1846956 marsekal-yuyu-sutisna-jadi-ksau-jenderal-gatot-saya-tidak-ragu-kepadanya-T2t6InxUFw.jpg Jenderal Gatot Nurmantyo (Apriyadi/Okezone)

JAKARTA - Mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menilai Marsekal Yuyu Sutisna mumpuni menjabat Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang jadi Panglima TNI.

Presiden Joko Widodo melantik Marsekal Yuyu Sutisna sebagai KSAU di Istana Negara Jakarta, Rabu 17 Januari kemarin. Bahkan, Yuyu Sutisna langsung naik pangkat menjadi Marsekal.

Gatot menilai dilantiknya Yuyu Sutina tersebut sangat tepat. Selain meniti karirnya dari bawah, Yuyu berhasil menempati posisi strategis di AU.

"Yuyu lama bersama-sama dengan saya sejak menjabat Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) yang memang di bawah kendalinya. Saya bangga," kata Gatot di Jakarta, Kamis (18/1/2018).

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini yakin kepemimpinan Marsekal Yuyu mampu mengawal pemerintahan Jokowi, dan menjadi kebangkitan baru bagi prajurit TNI AU, baik itu dari persenjataan maupun kesejahteraan prajurit.

"Tanpa saya pesan, Marsekal Yuyu akan melaksanakan tugas dengan profesional. Saya tidak ragu kepadanya," ucap Gatot.

(Baca juga: Jadi KSAU, Yuyu Sutisna Diharapkan Geser Kekuatan Tempur ke Perbatasan)

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Yuyu Sutisna menyatakan ingin mempercepat pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) di tubuh Angkatan Udara.

"Pertama saya akan terus melanjutkan apa yang sudah direncakanan Pak Hadi (Tjahjanto), baik pembangunan kekuatan maupun pembangunan kemampuan. Kemudian prioritas saya akan menyelesaikan pengadaaan alutsista yang tertunda," kata Yuyu di Istana Negara Jakarta, kemarin.

Yuyu menyampaikan hal itu seusai dilantik sebagai KSAU menggantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang menjadi Panglima TNI.

"Harapan saya, dalam tiga bulan ini pengadaan alutsista yang tertunda akan saya selesaikan, sebagai contoh Sukhoi SU-35, saya harap bulan Januari ini bisa tanda tangan kontrak sudah di Kementerian Pertahanan," tambah Yuyu.

Sebanyak 11 pesawat tempur Sukhoi SU-35 itu nantinya akan ditempatkan di Skuadron 14 Lanud Iswahjudi, menggantikan pesawat tempur jenis F5 yang sudah dikandangkan.

Baca juga: Yuyu Jadi KSAU, Wiranto: Semoga Sukses)

"Saya mencoba untuk mempercepat karena dengan kedatangan alutsista akan memperkuat kami dalam melaksanaan tugas dan juga ada pengadaan lima radar 'GCI' (Ground Control Intercept) itu yang tertunda, kemudian dua radar pasif kemudian pesawat tanpa awak, ada beberapa itu yang akan kami lakukan untuk menambah kekuatan angkatan udara," ungkap Yuyu.

Yuyu juga mengaku akan mengusahakan agar postur kekuatan TNI pada 2025 dapat tercapai.

"Kita mengikuti postur sampai 2025, di bawahnya renstra (rencana strategis), terkait radar sampai 2025 akan didatangkan 32. Saat ini ada 20 (radar) dan 6 yang tadi saya katakan akan dipercepat sehingga renstra berikutnya 6 selesai dan harapannya 2025 tercapai karena tidak semudah itu pengadaan radar dan instalasi sebagainya," tutur Yuyu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini