Share

KPK Jerat Bupati Kukar Rita Widyasari dengan Pencucian Uang

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 16 Januari 2018 17:07 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 16 337 1845822 kpk-jerat-bupati-kukar-rita-widyasari-dengan-pencucian-uang-Ug2B6dFOgx.jpg Bupati Kutai Kartanegara, Rita (foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjerat Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU). Rita sendiri sebelumnya sudah dijerat dengan korupsi suap dan gratifikasi oleh lembaga antirasuah.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menjelaskan, kasus pencucian ini diduga dilakukan oleh Rita dan PT ‎Media Bangun Bersama (PT MBB), Khairudin

"Kami temukan TPPU oleh seorang Kepala Daerah dan pihak lain yang terkait," ujar Syarif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (16/1/2018).

 

Dalam pencucian uang ini, Rita dan Khairudin diduga telah membelanjakan hasil gratifikasi dari kasus sebelumnya dalam bentuk kendaraan, tanah, uang tunai dan bentuk lainnya dengan atas nama orang lain.

 (Baca juga: Suami Bupati Kukar Diperiksa KPK Terkait Gratifikasi Istrinya Rita Widyasari)

Sejauh ini, penyidik KPK telah melakukan penyitaan terhadap beberapa aset yang diduga didapatkan dari hasil tindak pidana korupsi keduanya. Antara lain adalah, tiga unit mobil mewah, dua apartemen di Balikpapan, dan dokumen transaksi keuangan, serta dokumen terkait dengan perizinan proyek perkebunan Kelapa Sawit.

"Indikasi kuat sekali, karena pemberian izin Kelapa Sawit dan sumber daya alam lainnya yang berhubungan dengan tindak pidana korupsi Rita dan Khairudin," pungkasnya.

 (Baca juga: Penyuap Bupati Kukar Resmi Ditahan KPK)

Atas perbuatannya, Rita dan Khairudin dijerat dengan Pasal 3 dan atau 4 Undang-Undang (UU) nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 juncto Pasal 65 Ayat 1 KUHP.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini