nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bambang Soesatyo Resmi Jadi Ketua DPR Pengganti Setya Novanto

Bayu Septianto, Jurnalis · Senin 15 Januari 2018 17:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 15 337 1845275 bambang-soesatyo-resmi-jadi-ketua-dpr-pengganti-setya-novanto-pldRQAVuU5.jpg Pelantikan Bambang Soesatyo Menjadi Ketua DPR RI (foto: Bayu/Okezone)

JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akhirnya resmi memiliki Ketua DPR RI, yakni Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang telah dilantik Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali pada Senin (15/1/2018) sore ini.

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto selaku pimpinan rapat paripurna mengawali rapat dengan membacakan dua surat dari Partai Golkar terkait pengunduran diri Setya Novanto sebagai Ketua DPR dan terkait dengan penunjukkan Bamsoet untuk menggantikan Setya Novanto.

(Baca Juga: PR Ini Akan Diselesaikan Bamsoet saat Menjabat Ketua DPR)

"Apakah pergantian Ketua DPR RI dari Fraksi Golkar dari Setya Novanto kepada Bambang Soesatyo dapat disetujui?" tanya Agus kepada peserta rapat paripurna.

"Setuju," jawab para anggota.

Bambang Soesatyo Resmi Menjadi Ketua DPR Menggantikan Setnov Bambang Soesatyo dan Airlangga Hartarto (foto: Antara)

Rapat paripurna pun dilanjutkan dengan pembacaan sumpah pelantikan Ketua DPR yang dipimpin Hatta Ali. Setelah itu Bamsoet pun membacakan pidatonya.

Sejumlah pimpinan lembaga negara yang menjadi mitra kerja Komisi III hadir dalam acara pelantikan ini. Mereka yang hadir di antaranya Wakapolri Komjen Syafruddin, Jaksa Agung Muhammad Prasetyo, Ketua Komisi Yudisial Aidul Fitriciada Azhari, dan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin.

Bambang Soesatyo, akhirnya dipercaya oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menjadi Ketua DPR, menggantikan Setya Novanto.

Novanto diketahui telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua DPR sejak awal Desember 2017 karena menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi e-KTP.

(Baca Juga: Jadi Ketua DPR, Bamsoet Yakin Airlangga Sudah Berkomunikasi dengan Jokowi)

Menurut Airlangga nama Bamsoet dipilih setelah melalui komunikasi demgan tokoh-tokoh Partai Golkar.

"Setelah komunikasi tokoh Golkar di Dewan Pembina, Dewan Pakar, dari nama yang muncul seluruhnya mampu duduki ketua DPR tapi setelah komunikasi di lingkungan strategi dan politik maka Bambang Soesatyo yang diputuskan," ujar Airlangga.


(fid)

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini