Kapolri Larang Anggotanya Foto Bareng Calon Kepala Daerah

Bayu Septianto, Okezone · Kamis 11 Januari 2018 17:45 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 11 337 1843611 kapolri-larang-anggotanya-foto-bareng-calon-kepala-daerah-SPH9ezySbU.jpg Kapolri saat hadir ke rapat konsultasi dengan DPR terkait Pilkada Serentak 2018. (Foto: Antara)

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengingatkan seluruh anggota Polri agar tidak melakukan foto bersama dengan para calon kepala daerah di Pilkada Serentak 2018. Peringatan Kapolri ini demi menjaga netralitas anggotanya saat pesta demokrasi berlangsung.

"Setiap anggota Polri harus netral, tidak berpihak. Juga tidak foto-foto dengan calon kepala dan wakil kepala daerah," ujar Tito dalam rapat konsultasi Pilkada tahun 2018 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (11/1/2018).

Mantan Kapolda Metro Jaya itu menjelaskan, larangan yang dikeluarkannya itu sudah disampaikan kepada seluruh personel Polri di seluruh wilayah, baik secara verbal maupun tertulis.

(Baca juga: DPR Ingatkan Netralitas ASN, TNI dan Polri di Pilkada Serentak)

Ketegasan Polri dalam menjaga netralitas, lanjut Tito, dipastikan terlaksana dengan baik. Polri juga akan menginvestigasi setiap personel Polri yang terindikasi berpihak kepada calon kepala daerah. Proses itu dibawah kendali Irwasum dan Propam Mabes Polri.

"Kami juga membuka pintu kepada pihak eksternal untuk membantu mengawasi. Jadi kalau ada anggota Polri yang tidak netral informasikan kepada jajaran Polri," ujarnya.

Tito mengakui jika Polri sebagai penegak hukum rentan dimanfaatkan pihak tertentu untuk kepentingan politik. Hal ini terjadi apabila Polri tidak mampu menjaga netralitasnya.

"Kepolisian sebagai alat negara menegakan hukum ini sangat seksi karena bisa saja ada pihak-pihak yang ingin memanfaatkan penegakan hukum untuk kepentingan politik," pungkas Tito.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini