nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sekjen PDIP Ragukan Keaslian Foto Anas dengan Wanita

Muhamad Rizky, Jurnalis · Jum'at 05 Januari 2018 19:49 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 05 337 1840825 sekjen-pdip-ragukan-keaslian-foto-anas-dengan-wanita-xNbcJUWZNp.jpg Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Dok Okezone)

JAKARTA – Beredarnya foto syur calon wakil gubernur Abdullah Azwar Anas bersama dengan seorang wanita ramai jadi perbincangan publik. Sekertaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Hasto Kristiyanto pun angkat bicara. Ia meragukan keaslian foto tersebut.

Menurutnya, Anas tidak mungkin membuat foto seronok. Terlebih foto tersebut melibatkan Azwar Anas dengan seorang wanita.

"Pak Azwar Anas dalam tampilannya, dalam keseharian dengan rakyat. Apakah betul itu dilakukan Anas," kata Hasto ditemui wartawan di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Jumat (05/01/2018).

Hasto mengungkapkan, Anas merupakan sosok yang memiliki integritas. Hal tersebut, lanjutnya, dapat dibuktikan ketika berhasil dalam memimpin Banyuwangi.

"Apa pun yang namanya Pak Anas itu kepemimpinannya diterima masyarakat Banyuwangi sehingga diakui, kepilih dua kali," paparnya.

Hasto menduga, foto seronok mirip Azwar Anas, merupakan hasil rekayasa. Setelah direkayasa, foto tersebut sengaja disebar oknum tertentu untuk membuat jatuh nama Azwar Anas di kancah perpolitikan, khususnya Pilkada Jatim 2018.

"Segala cara dipakai hanya karena untuk menang. Seolah-olah kemenangan menjadi keunggulan segala politik. Maka sebenarnya tanggung jawab dengan menang itu kita harus menyejahterakan rakyat," ungkapnya.

(Baca Juga: Azwar Anas Mundur sebagai Cawagub, Gus Ipul Hanya Bisa Tawakal)

Dia juga berharap, pesta demokrasi Pilkada 2018 ini tidak terus diwarnai dengan aksi kotor, seperti menjatuhkan nama seorang tokoh, dengan menyebar foto hasil rekayasa.

(Baca Juga: Kabar Azwar Anas Mundur dari Pencalonan Pilgub Jatim hanya Kesalahan Informasi)

"Kami berharap mari kita jaga. Agar seluruh calon, apa pun partai politiknya, mereka adalah calon politik. Tidak perlu ada skenario untuk menjatuhkan dan berbagai cara. Mari kita berpolitik dengan fair. Kita berpolitik dengan sehat, bukan dengan cara yang kotor," ungkap dia.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini