nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gus Ipul Pasrah ke PDIP soal Pergantian Azwar Anas

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Jum'at 05 Januari 2018 19:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 05 337 1840813 gus-ipul-pasrah-ke-pdip-soal-pergantian-azwar-anas-yemIgRlEZt.jpg Gus Ipul saat berada di Gedung DPP PKB (Foto: Fakhrizal Fakhri/Okezone)

JAKARTA - Bakal calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf menilai, kabar mundurnya Abdullah Azwar Anas menjelang pendaftaran dalam pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Timur menjadi tak terduga setelah beredarnya foto-foto syur dari Bupati Banyuwangi tersebut.

Menurut dia, peristiwa yang dialami Azwar Anas yang menjadi pasangannya itu berimbas terhadap koalisi yang dibangun PDI Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

"‎Dan waktu yang ada ini akan kita manfaatkan untuk mengambil langkah-langkah. Kita diskusikan bersama PKB dan PDIP sambil menunggu hasil pendalaman terhadap isu-isu yang berkembang ini," kata pria yang disapa Gus Ipul itu di DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (5/1/2017).

 (Baca: Azwar Anas Mundur sebagai Cawagub, Gus Ipul Hanya Bisa Tawakal)

Gus Ipul menyerahkan sepenuhnya keputusan apakah mempertahankan atau melakukan pergantian Azwar Anas kepada PDI Perjuangan. Hanya saja bila dilakukan pergantian, ia berharap, PDI Perjuangan mencalonkan kader yang memiliki elektabilitas yang tinggi di Jawa Timur.

Wakil Gubernur Jawa Timur itu mengaku belum berkomunikasi secara resmi dengan PDI Perjungan guna membahas peristiwa tersebut. Meski demikian, Gus Ipul mengaku optimis bahwa "badai" politik yang dialami oleh porosnya ini akan segera berakhir. ‎

"Kami pahami ini proses politik dan semestinya tidak terjadi tapi akhirnya seperti ini. Saya jadi ingat pesan ulama dan kiyai kita, khusnuzon kita ikhlas, tawakkal tapi kita optimis dengan langkah-langkah kita seperti ini," ujarnya.

 (Baca juga: Azwar Anas Angkat Bicara soal Foto Hot dengan Paha Wanita)

Gus Ipul mengaku tidak ingin berspekulasi terhadap peristiwa yang dialami oleh Azwar Anas. ‎Tapi, lanjut dia, apapun yang terjadi di balik peristiwa yang dialami oleh calon pasangannya itu berimbas pada peta politik menjelang pendaftaran yang akan berlangsung 8-10 Januari 2018 mendatang.

"Saya tidak mau berspekulasi apakah ini ada sesuatu di balik peristiwa ini apakah pribadi atau politik," tandasnya.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini