Hoax Membangun Bikin Heboh, Kepala BSSN Djoko Setiadi Minta Maaf

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Kamis 04 Januari 2018 07:53 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 04 337 1839787 hoax-membangun-bikin-heboh-kepala-bssn-djoko-setiadi-minta-maaf-KcseZtuzVl.jpg Djoko Setiadi saat dilantik Presiden Jokowi sebagai Kepala BSSN. (Foto: Antara)

JAKARTA - Tak lama setelah dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Djoko Setiadi langsung membuat heboh publik dengan pernyataannya soal 'hoax membangun'. Ucapannya itu pun viral sehingga memunculkan hashtag #hoaxmembangun yang mengundang beragam komentar netizen.

Sadar ucapannya kontroversial, Djoko kemudian menyampaikan permintaan maafnya ke publik. "Kalau sudah sedemikian jauh, saya sebagai manusia harus minta maaf," kata Djoko saat dikonfirmasi, Rabu 3 Januari 2018 malam.

Menurut Djoko Setiadi, publik terlalu serius dalam menanggapi pernyataannya soal hoax membangun, yang dimaksudkannya sebagai "pancingan" terhadap pemberitaan usai diresmikannya ‎BSSN sebagai wadah yang mengkoordinasikan aktivitas siber di Indonesia.

Resmi, Mayjen TNI Djoko Setiadi Dilantik Menjadi Kepala Badan Siber dan Sandi Negara

"Itu hanya sebuah gimmick saya, gaya. Saya ingin mengetahui kepekaan kawan-kawan terhadap kalimat ini. ternyata pekanya luar biasa, saya bangga. Tapi tanggapannya terlalu serius. Pancingan saya mantap," kata

Djoko menilai, pernyataan tersebut berhasil mensosialisasikan pelantikan dirinya sebagai Kepala BSSN. "Hikmahnya ini sebuah sosialisasi kepada publik, bahwa hari ini ada pelantikan kepala badan siber," tutupnya.

(Baca juga: Kepala BSSN Nilai Publik Terlalu Serius Tanggapi Pernyataan Hoax Membangun)

Diberitakan sebelumnya, usai dilantik Kepala Negara, pernyataan hoax yang membangun dilontarkan Djoko Setiadi langsung mendapat sorotan netizen. Bahkan, pernyataan itu menjadi trending topic di Twitter.

Pasalnya, Djoko Setiadi seakan mempersilakan masyarakat untuk membuat kabar bohong atau hoaks selama itu membangun.

"Tentu hoax ini kita lihat, ada yang positif dan negatif. Saya imbau kepada kawan-kawan, putra-putri bangsa Indonesia ini, mari sebenarnya kalau hoaks itu hoax membangun ya silakan saja," kata Djoko sebelumnya.

"Tapi jangan terlalu memprotes, menjelek-jelekkanlah, ujaran-ujaran yang tidak pantas disampaikan. Saya rasa pelan-pelan dikurangi," lanjutnya.

(qlh)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini