Share

Ledakan Bom di Polsek Bontoala, Polri: Belum Terindikasi Teroris

Fadel Prayoga, Okezone · Senin 01 Januari 2018 15:58 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 01 337 1838485 ledakan-bom-di-polsek-bontoala-polri-belum-terindikasi-teroris-T3dP22LTQR.jpg Mapolsek Bontoala dijaga ketat usai aksi pelemparan bom. (Antara)

JAKARTA – Polsek Bontoala, Makassar, Sulawesi Selatan digegerkan dengan lemparan bom molotov dari orang tidak dikenal (OTK) pada Senin (1/1/2018) dini hari. Aparat kepolisian belum menemukan adanya keterlibatan teroris dari aksi penyerangan tersebut.

"Jadi kita belum memastikan bahwa penyerangan ini ada jaringan. Maksud saya melibatkan jaringan teroris," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal di gedung Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (1/1/2018).

Jenderal bintang satu itu pun tak bisa memastikan apakah itu merupakan pergerakan dari kelompok jaringan Santoso yang santer terdengar lahir kembali di daratan Sulawesi. Kata dia, terlalu dini untuk menyimpulkan itu adalah aksi dari teroris.

"Saya enggak bisa simpulkan jangan sampai nanti statement saya merusak upaya penyelidikan kami. Tentunya ada strategi kepolisian ke publik," imbuhnya.

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat tak cepat mengambil kesimpulan dari suatu peristiwa. Menurutnya, setiap ada penyerangan kepada kantor kepolisian, tak bisa langsung diartikan itu dari kelompok teroris.

"Kita sedang bekerja. Kita mengumpulkan bukti petunjuk yang ada," ujarnya.

Saat ini, lanjut Iqbal, pihaknya tengah mengejar dua terduga pelaku penyerangan tersebut. Namun, ia enggan menjelaskan ciri-ciri dari pelaku teror itu.

"Doakan saja kita sedang bekerja Polda Sulsel di-back up mabes. Kita katakan bahwa sudah ada upaya melakukan pencegahan," katanya.

(Baca Juga: Polisi Duga Penyerangan Polsek Bontoala Dilakukan 2 Orang)

Sekadar diketahui, Polsek Bontoala dilempari benda diduga kuat bom molotov oleh orang tak dikenal (OTK) sekira pukul 04.00 dini hari tadi. Akibat ledakan itu, Kapolsek Bontoala Kompol Rafiuddin dan satu anggota Opsnal Brigadir Yunirsam mengalami luka ringan pada bagian tangan. Kedua petugas tersebut mengalami luka ringan usai terkena pecahan kaca akibat ledakan bom pipa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi teror bom itu dilakukan oleh seseorang laki-laki. Saat anggota Polsek bersama keluarganya sedang merayakan pergantian tahun. Tiba-tiba saja, seorang pria melemparkan tas ke dalam Polsek dan ledakan pun terjadi.

(Baca Juga: Dikira Petasan, Begini Kronologi Serangan Bom Molotov di Polsek Bontoala)

Ledakan terjadi sebanyak tiga kali dan pelaku melarikan diri melalui area di belakang polsek.

Usai ledakan terjadi, anggota polsek pun berhamburan mencari pelaku namun berhasil melarikan diri, dua anggota polri mengalami luka akibat terkena pecahan kaca, salah satunya Kapolsek Bontoala, Kompol Rafiuddin.

Saat ini polisi sudah mengamankan seorang pemuda yang mengaku melihat pelaku usai melempar bom. Kapolrestabes Makassar yang terjun ke TKP belum bersedia memberi keterangan lebih lanjut terkait ledakan tersebut.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini