nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menko Polhukam Akan Bangun Lapas Khusus Narkoba di Pulau Terpencil

Chyntia Sami B, Jurnalis · Kamis 28 Desember 2017 12:59 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 28 337 1836821 menko-polhukam-akan-bangun-lapas-khusus-narkoba-di-pulau-terpencil-gSkDCQQe3v.jpg Menko Polhukam Wiranto dan Kepala BNN Budi Waseso (foto: Chyntia Sami B/Okezone)

TANGERANG - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyebut akan mendirikan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) khusus bagi para pelaku penyalahgunaan narkoba di pulau-pulau terpencil di Indonesia.

Wiranto mengatakan, hal tersebut dilakukan guna mencegah penyebarluasan jaringan narkoba yang selama ini sering kali terjadi melalui Lapas.

Pemusnahan Narkoba di Kawasan Bandara Soetta (foto: Chyntia Sami B/Okezone)

(Baca Juga: BNN Masih Memburu 36 Diskotek di Jakarta yang Terindikasi Jual-Beli Narkoba)

"Jadi, narapidana narkotika akan dipisah dengan narapidana lain di pulau terpencil, biar kalau mereka mau kabur nanti suruh berenang," ujar Wiranto di Tangerang, Kamis (28/12/2017).

Tak hanya itu, menurut Wiranto lokasi Lapas khusus yang akan ditempatkan di pulau terpencil tersebut juga bertujuan untuk memberikan efek jera kepada para narapidana.

"Kita juga memberikan efek jera pada napi narkotika agar mereka tidak bersosialisasi dengan napi lainnya. Karena, selama ini mereka bercampur dengan napi kasus lain di Lapas," tuturnya.

Meski demikian, Lapas khusus tersebut saat ini baru dalam tahap rencana. Dirinya berharap, wacana tersebut dapat segera terealisasi.

"Ini baru pemikiran saja, sedang dalam tahap direncanakan. Mudah-mudahan cepat terlaksana," tegasnya.

Perlu diketahui, BNN bersama Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, dan Polda Metro Jaya akan menggelar pemusnahan barang bukti 453,56 Kg sabu, 712.116 butir ekstasi, 647,13 Kg ganja, 10 ribu butir happy five, 100 gram ketamine, 69,78 Kg daun cathinone, dan 1 juta butir pil PCC.

(Baca Juga: 83 Persen Kasus Narkoba di Jawa Tengah Dikendalikan dari Lapas)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini