nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kebakaran Hutan Turun Drastis, Wiranto: Ini Belum Selesai!

Reni Lestari, Okezone · Selasa 19 Desember 2017 12:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 19 337 1832645 kebakaran-hutan-turun-dratis-wiranto-ini-belum-selesai-a6X9brYBlG.jpg Menko Polhukam Wiranto menyatakan tugasnya belum selesai soal kebakaran hutan (Foto: Reni/Okezone)

JAKARTA - Selama kurun waktu dua tahun sejak 2015 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mencatat luasan kebakaran hutan dan lahan turun dalam jumlah sangat signifikan. Area terbakar di 2015 yang menjapai 2 juta hektar, mampu diturunkan menjadi 150 hektar saja di 2017. Begitu pula dengan titik api, yang pada 2015 berjumlah 21 ribu dan tahun ini berkurang menjadi 2.009 titik.

Menteri Koordiator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan, keberhasilan penanganan kebakaran hutan dan lahan tersebut belum selesai. Upaya yang dilakukan pemerintah, para stakeholder dan dunia usaha perlu terus menerus dilakukan agar kebakaran hutan tidak terulang.

"Apakah tugas kita sudah selesai? Kalau lihat angka ini rasanya sudah oke, sudah bagus nih, tinggal kita enak2 aja. Belum, belum selesai. Kalau saya boleh mengibaratkan, kebakaran hutan, kebun, dan lahan ini ibarat penyakit ya. Penyakit yang terus kita tanggulangi dan sementara tiga tahun terakhir ini penyakit sudah kita redam, kita netralisir. Tetapi Apakah penyakit itu udah hilang? Belum, masih ada," kata Wiranto dalam Rapat Kerja Nasional Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (19/12/2017).

(Baca Juga: Tahun 2017 Kebakaran Hutan di Indonesia Berkurang)

Jika upaya pencegahan dihentikan, kebakaran hutan akan kembali melanda Indonesia. Wiranto juga mengingatkan bahwa persoalan kebakaran hutan bukan hanya menyangkut kepentingan nasional, tetapi sudah menjadi perhatian regional bahkan global. Sebab, jika terjadi kebakaran hutan di Indonesia, negara tetangga turut terimbas dampak buruknya.

Terlebih, lanjut dia, Indonesia sudah dianggap sebagai paru-paru dunia. Sehingga, kebakaran hutan dan lahan yang terus dibiarkan akan membahayakan kualitas udara secara global. Walaupun mustahil sama sekali menghilangkan angk kebakaran hutan, Wiranto berharap hal itu bisa menjadi target penanganan kebakaran hutan dan lahan.

"Momentum turunnya Karhutla ini dapat terus kita pertahankan. Syukur-syukur sampai zero, walaupun itu tidak mungkin, ya tetap menjadi tujuan kita," tukas Wiranto.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini