nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Usai Melepas Jabatan Panglima TNI, Ini Amanat Lengkap Jenderal Gatot Nurmantyo

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Sabtu 09 Desember 2017 17:33 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 09 337 1827855 usai-melepas-jabatan-panglima-tni-ini-amanat-lengkap-jenderal-gatot-nurmantyo-uMUsKyOgsM.jpg Serah terima jabatan Panglima TNI (Foto: Antara)

JAKARTA - Jabatan Panglima TNI kini tak lagi melekat di Jenderal Gatot Nurmantyo. Posisi tersebut harus digantikan oleh juniornya di TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Jenderal TNI bintang empat itu kini Purnatugas. Pasalnya, dia akan menunggu masa pensiun pada bulan Maret 2018 mendatang.

Dalam upacara serah terima jabatan (sertijab), Gatot menyampaikan beberapa poin dalam amanatnya yang dibacakan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (9/12/2017).

Dalam amanatnya, Gatot mengucapkan selamat kepada Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI. Gatot telah menyerahkan sepenuhnya tongkat komando kepada Hadi. Gatot menuturkan, bahwa prajurit TNI harus tetap menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI. Dia juga berpesan untuk TNI harus bersama rakyat dalam berjuang.

Disisi lain, Gatot juga menyinggung agar prajurit TNI untuk menjaga netralitasnya dalam menghadapi pesta demokrasi atau pemilu tahun 2018 dan 2019 mendatang.

Masih dalam amanatnya, Gatot meminta maaf apabila selama menjabat Panglima TNI masih ditemukan kekurangan dan melakukan kekhilafan. Dia pun mohon undur diri kepada seluruh prajurit TNI untuk memulai hidup yang baru.

Berikut amanat lengkap dari Jenderal Gatot Nurmantyo dihadapan prajurit matra TNI yang sempat bergetar suaranya saat menyampaikan amanat tersebut.

Assalamualaikum Warahmattullahi Wabarakatuh, salam sejahtera bagi kita semua Shalom, Om Swastiastu.

 

Yang terhormat para Pimpinan Lembaga Tinggi Negara, para Menteri dan Kapolri, para Duta Besar Negara Sahabat.

 

Yang terhormat Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahyanto, S.Ip beserta Ibu Nanny Hadi Tjahyanto, yang terhormat para Kepala Staf Angkatan beserta Istri, para mantan Panglima TNI dan Sesepuh TNI, para Pangkotama, Pejabat Utama TNI dan para Atase Pertahanan Negara Sahabat, Segenap Prajurit TNI dan ASN TNI, yang saya banggakan, para hadirin dan undangan yang saya muliakan.

 

Marilah kita persembahkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan ridho-Nya pada pagi hari ini kita dapat hadir pada upacara ini dalam keadaan sehat wal’afiat.

 

Rasa syukur dan bangga selayaknya juga kita sampaikan dengan telah dilantiknya Marsekal TNI Hadi Tjahyanto sebagai Panglima TNI yang baru, dan selanjutnya pagi hari ini secara resmi saya serahkan tongkat kepemimpinan TNI, yang di dalamnya melekat pula tugas, wewenang dan tanggung jawab. Selamat menjalankan amanah yang tidak ringan namun mulia ini.

 

Pergantian jabatan Panglima TNI ini bukan hanya wujud berlangsungnya regenerasi secara sehat di tubuh TNI, tetapi juga menjadi cerminan dari suatu perubahan yang berkelanjutan.

 

Sebuah perubahan yang harus terus berjalan di dalam organisasi ini agar makin mampu menghadapi dinamika lingkungan strategis yang terus bergerak cepat dan bermunculannya tantangan tugas yang semakin kompleks dan tidak ringan.

 

Sebagai Prajurit yang telah bertugas di jajaran TNI selama lebih dari 36 tahun, saya meyakini Marsekal TNI Hadi Tjahyanto dengan kapasitas, pengalaman, dan wawasan yang dimiliki akan mampu memimpin organisasi ini menuju terwujudnya TNI sebagaimana menjadi harapan bangsa dan negara.

TNI yang makin mampu melaksanakan peran dan tugas pokok serta tugas-tugas lainnya, sebagaimana diamanatkan undang-undang, TNI yang sungguh mencintai dan dicintai rakyatnya.

 

Para Prajurit TNI dan hadirin yang saya hormati, beberapa tahun terakhir, atas prakarsa dan karya nyata para senior pendahulu TNI, dengan dukungan dan kerja sama erat dari para Prajurit dan ASN TNI, serta doa dan dukungan segenap komponen bangsa, syukur alhamdulillah TNI telah dapat melewati berbagai tantangan tugas dengan optimal. Pengakuan atas kerja keras dan pengabdian Prajurit dan ASN TNI yang seperti itu, tentu tidak muncul hanya dari evaluasi internal TNI semata.

 

Tingginya tingkat kepercayaan publik kepada TNI sebagaimana dinyatakan oleh beberapa lembaga, merupakan bentuk pengakuan tulus rakyat Indonesia atas kinerja TNI selama ini.

 

Dalam kaitan itu, pada kesempatan yang membahagiakan ini saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada segenap Prajurit TNI dimanapun berada, baik yang berada di markas-markas, di daerah penugasan dalam dan luar negeri, termasuk mereka yang dengan setia dan gagah berani sedang bertugas menjaga batas-batas negara, atas dedikasi, loyalitas dan upaya terbaiknya dalam melaksanakan tugas pokok selama ini.

 

Hanya atas karsa dan karya para Prajurit TNI-lah semua capaian itu dapat kita raih. Ucapan terima kasih juga ingin saya sampaikan kepada para sesepuh pendahulu TNI, keluarga Prajurit dan ASN TNI, yang selama ini selalu setia memberikan doa tulus dan dukungan moril tiada henti.

 

Ucapan yang sama juga saya sampaikan kepada jajaran Pemerintah, baik pusat maupun daerah, termasuk jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta semua pihak yang selama ini telah menjadi mitra setia baik dalam pelaksanaan tugas pokok TNI, maupun dalam tugas membantu mengatasi kesulitan rakyat di seluruh pelosok tanah air.

 

Terhadap semua pencapaian tersebut, disamping rasa syukur, saya juga ingin mengingatkan para Prajurit sekalian untuk selalu waspada dan mawas diri. Jadikan itu semua sebagai sumber inspirasi dan motivasi untuk terus berbuat yang terbaik bagi tugas pokok TNI.

 

Teruslah bekerja keras dan bekerja cerdas seraya terus mengevaluasi diri untuk mewujudkan TNI yang kuat, hebat, profesional dan dicintai rakyat. Tentu hal ini bukanlah proses sekejap mata. Dibutuhkan kesungguhan, kepedulian, konsistensi dan tentu saja perjuangan yang tak kenal menyerah dari segenap Prajurit dan ASN TNI untuk mencapainya.

 

Para Prajurit TNI dan hadirin yang saya muliakan, tahun-tahun mendatang, bangsa Indonesia akan menjalani tahun politik sebagai perwujudan dari pelaksanaan demokrasi. Tahun dimana persaingan dan kompetisi politik akan banyak mewarnai kehidupan sehari-hari bangsa ini, di tengah berbagai upaya pembangunan bangsa yang juga harus terus bergerak cepat menjawab kebutuhan kemajuan, peningkatan kesejahteraan dan keadilan.

 

Menghadapi semua tantangan ini, saya ingin mengingatkan segenap Prajurit TNI untuk teguh memegang prinsip netralitas, saya ulangi untuk teguh memegang prinsip netralitas, serta terus mempedomani Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dalam setiap langkah tindakan kalian. Kedua hal inilah yang akan menjamin efektivitas pelaksanaan tugas TNI, sekaligus menjadi penyangga utama bagi tegak kokohnya NKRI yang kita cintai.

 

Selanjutnya dalam menghadapi periode yang menantang dan tidak ringan ini, saya ingin mengajak kita semua untuk bersama-sama mengutamakan dan memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan bangsa sebagaimana diisyaratkan oleh sesanti Bhinneka Tunggal Ika. Keberagaman bangsa ini merupakan keniscayaan yang harus terus dijaga agar tetap utuh dan senantiasa terekat kuat dalam bingkai NKRI.

Perbedaan yang dimiliki bangsa ini harus bersama-sama dirawat agar tetap terangkai dalam satu ikatan, laksana ratna mutu manikam yang terserak indah di atas bentang khatulistiwa. Tidak ada orang atau pihak yang lebih mampu dan lebih bertanggung jawab mewujudkan hal itu semua kecuali kita semua, bangsa Indonesia.

 

Para prajurit TNI yang saya banggakan, hadirin dan undangan yang saya hormati, saya menyadari sepenuhnya bahwa selama mengemban amanah, belum banyak berbuat yang terbaik bagi segenap Prajurit dan ASN TNI. Untuk itu, pada kesempatan yang baik ini, atas nama pribadi dan keluarga, dengan segala kerendahan hati, saya menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan serta kekhilafan.

 

 

Selanjutnya saya mohon doa restu untuk memulai babakan baru dalam kehidupan saya, menyongsong masa purna tugas.Lanjutkan perjuangan, tiada kata berhenti dan menyerah bagi prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan dan kehormatan bangsa.

 

Tiada kata surut langkah bagi patriot bangsa dalam meraih tujuan mulia mewujudkan Indonesia yang bersatu, mandiri, adil dan berdaulat. Permintaan maaf juga saya sampaikan kepada segenap komponen masyarakat apabila selama saya memimpin TNI terdapat kesalahan, kekurangan ataupun harapan kepada jajaran TNI yang belum dapat diwujudkan dengan baik.

 

Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan kesehatan, kekuatan dan bimbingan-Nya kepada kita sekalian, dalam melanjutkan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara, yang sangat-sangat kita cintai bersama.

 

Sekian dan terima kasih,Wassalamu’alaikum Warahmattullahi Wabarakatuh, Shalom, Om shanti shanti shanti om.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini