nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Marsekal Hadi Jadi Panglima, Diharapkan Bisa Jaga Harmonisasi TNI-Polri

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Sabtu 09 Desember 2017 12:21 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 09 337 1827829 marsekal-hadi-jadi-panglima-diharapkan-bisa-jaga-harmonisasi-tni-polri-pmgjwd6eXd.jpg Panglima TNI diharapkan bisa jaga harmonisasi TNI-Polri (Foto: Antara)

JAKARTA - Marsekal Hadi Tjahjanto resmi dilantik sebagai Panglima TNI oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta. Hadi dilantik untuk menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo yang akan memasuki masa pensiun pada Maret 2018 mendatang.

Usai dilantik dan mengucap sumpah, sejumlah pejabat tinggi negara bergiliran mengucapkan selamat kepada Hadi Tjahjanto. Mulai dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), jajaran menteri Kabinet Kerja, anggota DPR RI hingga mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Advokat muda Hardiyanto Kenneth pun mengucapkan selamat kepada Jenderal Hadi Tjahjanto, untuk menjadi orang nomor satu di TNI. "Selamat kepada Pak Hadi menjadi Panglima TNI, semoga amanah dalam memimpin TNI," kata Kenneth dalam keterangannya, Sabtu (9/12/2017).

Hardiyanto Kenneth (Foto: Ist)
 

Kent, sapaan akrab Hardiyanto Kenneth, berharap agar TNI berkomitmen untuk menjadi NKRI dari serangan manapun dan mengevaluasi pendekatan kepada prajurit dalam mengamankan wilayah-wilayah konflik seperti Poso dan Papua.

"Selain itu harus bisa menjaga harmonisasi dengan Polri, seperti yang kita ketahui antara TNI dan Polri kerap kali tidak akur," tutur pria yang juga pengusaha itu.

Kent juga mengingatkan, menjelang tahun politik, Jenderal Hadi harus bisa menjaga netralitas dan membangun dialog bersama para tokoh seluruh lintas agama.

“Jelang tahun politik, Pak Hadi membangun dialog dengan para tokoh baik muslim dan seluruh lintas agama agar dapat menjaga kebhinekaan itu sendiri,” pungkasnya.

Diketahui, Marsekal Hadi Tjahjanto merupakan calon tunggal yang dipilih Jokowi untuk menjadi Panglima TNI. Uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test yang dilakukan Hadi di Komisi I DPR berjalan mulus hingga dibawa ke paripurna dan akhirnya terpilih menjadi Panglima TNI menggantikan Jendral Gatot Nurmantyo.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini