Share

Tim Jaksa KPK Bantah Terburu-buru Limpahkan Berkas Setnov ke Pengadilan

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 06 Desember 2017 19:56 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 06 337 1826313 tim-jaksa-kpk-bantah-terburu-buru-limpahkan-berkas-setnov-ke-pengadilan-fYlM5Put1a.jpg Setya Novanto (Foto: Ant)

JAKARTA - Jaksa Penuntut pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Irene Putri membantah tergesa-gesa dalam melimpahkan berkas perkara serta surat dakwaan Setya Novanto ke Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.

Jaksa Irene menjelaskan, sebenarnya‎ untuk menyusun dakwaan Setya Novanto tidak perlu waktu yang lama. Sebab, tim Jaksa sudah mengantongi data-data keterlibatan Setya Novanto pada persidangan sebelumnya.

"Tidak (terburu-buru), karena memang dari hasil ‎persidangan (sebelumnya) teman-teman sudah tahu seperti apa," kata Jaksa Irene di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (6/12/2017).

(Baca Juga: KPK Limpahkan Berkas Kasus Korupsi E-KTP Setya Novanto ke Pengadilan Tipikor)

Sebelumnya, KPK telah resmi menyatakan bahwa berkas perkara penyidikan Setya Novanto dalam kasus dugaan korupsi e-KTP telah lengkap atau P21, pada hari ini.

Dalam waktu kurang dari 1x24 jam, tim Jaksa KPK langsung menyerahkan susunan surat dakwaan Setya Novanto ke Pengadilan Tipikor. Penyusunan dakwaan Setya Novanto oleh tim jaksa dilakukan sebelum KPK resmi mengumumkan kelengkapan berkas penyidikan pada hari ini.

Sehingga, KPK tidak butuh waktu lama untuk melimpahkan dakwaan yang telah disusun oleh tim jaksa paska-berkas penyidikan Setya Novanto resmi dinyatakan lengkap. Setya Novanto pun akan segera disidang dalam waktu dekat di Pengadilan Tipikor Jakarta.

‎Jaksa Irene memprediksi sidang perdana untuk tersangka Setya Novanto digelar paling lambat pekan depan. Sidang perdana beragendakan pembacaan dakwaan Setya Novanto oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

‎"(Penetapan jadwal sidang) biasanya tiga sampai 5 hari maksimal 7 hari‎,"‎ pungkasnya.

(Baca Juga: Kasusnya Dilimpahkan ke Pengadilan, Fredrich: Kondisi Setya Novanto Makin Stres)

Nama Setya Novanto sendiri memang kerap disebut turut terlibat dalam bancakan korupsi proyek e-KTP senilai Rp5,9 triliun. Sebagaimana dalam dakwaan dua mantan pejabat Kemendagri, Irman dan Sugiharto, Setya Novanto disebut secara bersama-sama ‎melakukan tindak pidana korupsi e-KTP.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini