nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Kasus Viktor Laiskodat, Polri Tunggu Sinyal MKD

Fahreza Rizky, Jurnalis · Rabu 06 Desember 2017 16:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 06 337 1826155 kasus-viktor-laiskodat-polri-tunggu-sinyal-mkd-I4ZqY6q82s.jpg Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto (foto: Antara)

JAKARTA - Markas Besar Polri bersikeras kasus dugaan penodaan agama dan ujaran kebencian yang dilakukan Politikus Partai Nasdem Viktor Laiskodat dapat diproses hukum apabila telah mendapat kesimpulan dari Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

"Harus ada keputusan yang memutuskan bahwa pernyataan (Viktor) itu disampaikan pada saat ia melakukan tugas ke-DPR-an atau bukan," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto di kantornya, Jakarta, Rabu (6/12/2017).

MKD sendiri berwenang menentukan apakah pernyataan Viktor tersebut dilakukan saat sedang menjalankan tugasnya sebagai anggota DPR atau tidak.

Bila MKD menyatakan pidato Viktor di Kupang, NTT, itu bagian dari tugasnya sebagai anggota dewan, maka proses hukum terhadap yang bersangkutan tidak dapat dilanjutkan.

(Baca juga: Usai ke Bareskrim Polri, MKD Buka Peluang Periksa Viktor Laiskodat)

(Baca juga: Usai ke Bareskrim Polri, MKD Buka Peluang Periksa Viktor Laiskodat)

Pasalnya, Viktor dinilai memiliki hak imunitas sebagai anggota parlemen sebagaimana mandat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3).

Sebaliknya, bila ternyata MKD menyatakan pidato Viktor tidak tergolong sebagai bagian dari tugasnya, maka polisi dapat melanjutkan proses hukum terhadap yang bersangkutan itu.

(Baca juga: Koordinasi ke DPR, Polri Minta MKD Sidang Viktor Laiskodat)

Dengan demikian, "bola panas" kasus Viktor ini dilemparkan polisi kepada MKD agar segera memutuskan kasus tersebut.

"Yang menentukan ini melakukan yang di NTT itu apakah dalam konteks melaksanakan tugas atau tidak, itu MKD," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini