nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hadi Tjahjanto Diusulkan Jadi Panglima TNI, Pengamat: Banyak 'PR' yang Harus Diselesaikan

Muhammad Iqbal, Jurnalis · Selasa 05 Desember 2017 16:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 05 337 1825491 hadi-tjahjanto-diusulkan-jadi-panglima-tni-pengamat-banyak-pr-yang-harus-diselesaikan-ZpK86xwKP6.jpg Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (Foto: Antara)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyerahkan nama pengganti Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Dalam surat yang diserahkan melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Presiden Jokowi hanya menuliskan satu nama sebagai pengganti Gatot, yakni Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Menanggapi hal ini pengamat Intelijen Nuning Kertopati menilai, jika kedepan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto terpilih menjadi Panglima TNI, maka dirinya menganggap banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan.

“PR besar yang akan dihadapi nanti oleh mas Hadi pada saat beliau nanti menjadi panglima TNI inshaAllah sangat banyak,” ungkapnya dalam acara Redbons di Okezone pada Selasa, (5/12/2017).

Menurut dia kedepan siapapun yang akan terpilih menjadi Panglima TNI harus bisa mengatasi beberapa permasalahan yang ada di kubu TNI.

“Seperti bagaimana membangun modernisasi peralatan alutista TNI. Juga bisa memberikan pengembangan dari profesionalitas prajurit dan pendidikan TNI serta tingkat kesejahteraan TNI,” ungkapnya.

Nuning juga menambahkan, setelah dilantik Marsekal Hadi harus memberikan pengawasan lebih pada wilayah – wilayah perbatasan Indonesia.

“Asasi dari prajurit TNI itu sendiri juga harus menjadi perhatian khusus untuk mengemban tanggung jawabnya. Apalagi yang di perbatasan itu terus harus ditingkatkan. Bagaimana caranya itu harus menjadi konsentrasi utama,” jelasnya.

Dengan begitu dia menganggap kedepannya Pangluma TNI bisa benar benar menjalankan tugas dan amanatnya sebagai seorang Panglima. “Sehingga nanti alokasi dana juga bukan hanya di kedepankan menjadi modernisasi Alustista tertapi juga bagaimana pendidikan dan kesejahteraan TNI itu sendiri bisa menjadi lebih baik,” tandasnya.

 

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini