Share

Terbanyak Kedua Pengidap TBC di Dunia, Mendagri Soroti APBD untuk Kesehatan

Reni Lestari, Okezone · Senin 04 Desember 2017 16:25 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 04 337 1824902 terbanyak-kedua-pengidap-tbc-di-dunia-mendagri-soroti-apbd-untuk-kesehatan-8VWEAFMnXW.jpg Mendagri Tjahjo Kumolo. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Indonesia menjadi negara nomor dua dengan jumlah penderita tuberculosis (TBC) terbanyak setelah India. Hal ini menjadi fokus Kementerian Kesehatan untuk menekan angka penderita TBC.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang hadir dalam acara ‘Pertemuan Nasional Percepatan Eliminasi Tuberculosis’ juga mengaku akan menyoroti pos anggaran di daerah untuk pencegahan TBC. Di daerah yang penderita TBC-nya tinggi, Kemendagri akan mengevaluasi agar anggaran untuk pencegahan penyakit menular tersebut menjadi prioritas.

"Dengan forum ini nanti akan memberi atensi setiap perencanaan anggaran daerah harus memasukan untuk pos masalah TBC, mana TBC tertinggi, mana yang ada gondoknya, malarianya," kata Tjahjo di Hotel Redtop, Pecenongan, Jakarta Pusat, Senin (4/12/2017).

Tjahjo menjelaskan, kesehatan dan pendidikan termasuk fokus program pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla di bidang infrastruktur sosial. Karenanya, pos anggaran pencegahan TBC ini akan juga menjadi perhatian dari Kemendagri.

"Akan kami teliti, minta datanya dari Bu Menkes. Menkes sudah mengalokasikan dana untuk semua Puskesmas sudah ada, Puskesmas, Puskesmas pembantu, dokternya, bidannya, perawatnya, ada semua," kata dia.

Tjahjo mengakui masih banyak daerah yang mengutamakan serapan anggaran besar, namun tidak fokus pada memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendukung program strategis nasional.

"Nah sekarang difokuskan, mana yang ada TBC harus ada pos anggaran dan itu ada di kewenangan saya untuk mengalokasikan," pungkas Tjahjo.

Follow Berita Okezone di Google News

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini