nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pimpinan DPR Rapat Bahas Pencalonan Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI

Bayu Septianto, Jurnalis · Senin 04 Desember 2017 14:17 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 04 337 1824802 pimpinan-dpr-rapat-bahas-pencalonan-hadi-tjahjanto-sebagai-panglima-tni-HC5ZvqAbJs.jpg Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Musyawarah (Bamus) dan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan menggelar rapat untuk membahas surat-surat yang masuk di meja pimpinan. Salah satu surat yang masuk dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait penunjukan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai calon tunggal Panglima TNI.

"Baru siang ini akan langsung gelar rapim (rapat pimpinan). Lalu, nanti sore sesuai jadwal gelar rapat Bamus, jam 14.30 WIB," ujar Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (4/12/2017).

Taufik mengatakan, hasil pembahasan di rapim dan Bamus akan diteruskan ke Komisi I untuk dilakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Namun, sebelumnya surat dari presiden kepada DPR terlebih dahulu dibacakan dalam rapat paripurna.

"(Rapat paripurna) tergantung rapat pengganti Bamus, tapi antara Selasa, Rabu dan Kamis. Tapi tergantung hasil dalam rapat terkait agenda lain yang akan disatukan," paparnya.

(Baca Juga: KSAU Calon Panglima, Bukti Presiden Tak 'Menganakemaskan' Matra TNI)

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu berharap, Komisi I DPR dapat menyelesaikan uji kelayakan dan kepatutan sebelum DPR menutup masa sidang kali ini atau memasuki masa reses pada 13 Desember 2017 nanti.

"Diharapkan, bila tidak ada aral merintang dan dalam pandangan yang sama, tentunya tidak menutup kemungkinan sebelum reses tanggal 13 Desember bisa putuskan untuk hasil fit and proper test seperti apa di Komisi I," tuturnya.

Seperti diketahui, pergantian Panglima TNI dilakukan Presiden Jokowi lantaran Jenderal Gatot akan memasuki usai 58 tahun pada Maret 2018. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, usia pensiun seorang perwira TNI adalah 58 tahun.

Presiden Jokowi pun telah menyerahkan nama pengganti Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ke DPR. Dalam surat yang diserahkan melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Presiden Jokowi hanya menuliskan satu nama sebagai pengganti Gatot, yakni KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

(Baca Juga: Jenderal Gatot Sebut Presiden Lebih Tahu Sosok Hadi Tjahjanto)

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini