nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ahmad Dhani Jadi Tersangka, Fahri Hamzah Harap Polisi Damaikan Pertikaian Akibat Pilkada DKI

Bayu Septianto, Jurnalis · Rabu 29 November 2017 01:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 29 337 1822255 ahmad-dhani-jadi-tersangka-fahri-hamzah-harap-polisi-damaikan-pertikaian-akibat-pilkada-dki-c8CUquXt6y.jpg Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (Foto: dpr.go.id)

JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta kepolisian tidak terjebak dengan pertarungan hukum antar dua kubu pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta.

Ia meminta kepolisian mencermati akar-akar permasalahan dari konflik Pilkada DKI Jakarta sehingga tak begitu mudahnya melakukan proses hukum setiap laporan yang berkaitan dengan Pilkada DKI Jakarta.

Permintaan Fahri ini menanggapi ditetapkannya pentolan grup band Dewa 19, Ahmad Dhani Prasetyo, sebagai tersangka dalam kasus ujaran kebencian melalui media elektronik.

"Saya mengimbau kepolisian supaya meneliti akar-akar dari konflik Pilkada DKI lebih mendalam supaya tidak terjebak kepada pertarungan hukum yang memanfaatkan atau menggunakan kepolisian, yang akhirnya menjebak kepolisian kepada konflik yang akarnya ada pada konflik politik," ucap Fahri saat dihubungi, Selasa (28/11/2017).

(Baca Juga: Ahmad Dhani Jadi Tersangka, Gerindra Bakal Pasang Badan)

Fahri menilai, kepolisian sebaiknya mengambil langkah untuk mendamaikan masyarakat yang bertikai akibat Pilkada DKI Jakarta.

"Sebaiknya kepolisian justru yang mengambil langkah masyarakat dalam mendamaikan orang yang bertikai setelah Pilkada, bukan justru dari berlanjutnya pertikaian ini," harapnya.

Sekadar diketahui, Polres Metro Jakarta Selatan telah resmi menetapkan pentolan Ahmad Dhani Prasetyo sebagai tersangka dalam kasus ujaran kebencian melalui media elektronik.

"Iya betul (Ahmad Dhani tersangka)," ungkap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (28/11/2017).

(Baca Juga: Ahmad Dhani Jadi Tersangka Ujaran Kebencian, Kuasa Hukum Isyaratkan Upaya Praperadilan)

Peningkatan status hukum Dhani terlihat melalui surat panggilan terhadap dirinya sebagai tersangka yang beredar di kalangan wartawan. Dalam surat panggil itu tertera pemeriksaan Ahmad Dhani sebagai tersangka kasus ujaran kebencian dijadwalkan di Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis 30 November 2017 pukul 13.00 WIB. Surat pemanggilan tersebut ditandatangani penyidik pada 23 November 2017.

Dihubungi terpisah, Jack Lapian selaku pihak pelapor mengatakan, Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka sejak polisi melakukan gelar perkara pada Kamis 23 November 2017.

Seperti diketahui, Ahmad Dhani dilaporkan Jack Lapian terkait kicauannya di akun Twitter @AHMADDHANIPRAST yang diunggah pada 6 Maret 2017. Ahmad Dhani menebar kebencian terhadap pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang saat itu mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Meski esoknya telah meminta maaf melalui akun Twitter-nya, Jack Lapian selaku simpatisan Ahok sekaligus pendiri BTP Network tetap melaporkan kicauan itu ke polisi pada Kamis, 9 Maret 2017. Dalam laporannya, Dhani diduga melanggar Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Kasus itu kemudian ditingkatkan ke tahap penyidikan pada 14 Juli 2017 dengan ditandai pengiriman Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke kejaksaan. Dengan begitu, polisi telah menemukan unsur pidana dalam perkara tersebut.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini