nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Latih Kader Tanggulangi Bencana, Megawati: Partai Harus Punya Tanggungjawab Kemanusiaan

Apriyadi Hidayat, Jurnalis · Kamis 23 November 2017 13:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 23 337 1819131 latih-kader-tanggulangi-bencana-megawati-partai-harus-punya-tanggungjawab-kemanusiaan-7P6XMHHrVd.jpg Baguna PDIP saat mengikuti Dilat SAR (Foto: Apriyadi/Okezone)

DEPOK - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menutup pendidikan dan latihan search and rescue (Diklat) SAR bagi para kadernya yang tergabung dalam Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP di Bumi Perkemahan Cibubur, Harjamukti, Kota Depok, Kamis (23/11/2017).

Diklat yang diikuti 89 kader Baguna PDIP dari 12 provinsi itu untuk melatih potensi SAR untuk membantu Basarnas dalam menanggulangi bencana alam di Tanah Air.

"Tidak terasa sudah 12 tahun saya membentuk Baguna ini. Ketika itu saya menjadi Wapres ditugasi Presiden Gusdur untuk menangani dampak pembubaran Departemen Sosial ketika itu," ungkap Megawati dihadapan para peserta diklat.

 (Baca: Megawati: Bantu Rakyat tanpa Pandang Asal Suku, Agama, Ras dan Politik)

Ia bercerita, saat itu banyak yang mempertanyakan kenapa harus dibentuk Baguna. "Yang tanya malah ada dari internal. Saya bilang, Baguna itu adalah alat perjuangan juga. Sebagai parpol kita harus berkehidupan menanggulangi bencana. Indonesia berada di kawasan ring of fire dan potensi bencana cukup besar. Jadi partai harus punya tanggung jawab kemanusiaan," jelasnya.

Dihadapan Megawati, para personel Baguna dan Basarnas menunjukan aksi pencarian dan pertolongan bencana. Disimulasikan, di kawasan Karawang, Jawa Barat, telah terjadi banjir besar hingga 2 meter lebih. Baguna sebagai potensi SAR melaporkan peristiwa tersebut ke kantor SAR Jakarta.

Sembari menunggu Basarnas, Baguna menajalankan operasi SAR dengan perahu karet untuk mengevakuasi. Sejumlah teknik dipraktekan dalam simulasi itu, seperti medical first responder dan high angle rescue technic.

Ditempat yang sama, Kepala Basarnas Marsekal Muda M Syaugi, mengatakan adanya potensi SAR diluar Basarnas sangat membantu tugas di lapangan. "Mereka mata, telinga dan kepanjangan tangan kami. Disaat Basarnas belum sampai lokasi, mereka diharapkan sudah ada di sana untuk melakukan pertolongan pertama," ujar Syaugi.

Ia menambahkan, ini sudah tahun keempat PDIP bekerjsama dengan Basarnas sehingga total sudah ada 400 orang potensi SAR dari Baguna PDIP.

Dalam kesempatan tersebut, tampak hadir Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto dan Kader PDIP yang juga mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini