Kasus Dana Pensiun Pertamina, Edward Soeryadjaya Ditahan Kejagung 20 Hari ke Depan

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 21 November 2017 02:25 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 21 337 1817528 kasus-dana-pensiun-pertamina-edward-soeryadjaya-ditahan-kejagung-20-hari-ke-depan-INshLkdiNQ.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penahanan terhadap Direktur PT Ortus Holding, Ltd, Edward Soeryadjaya dalam kasus dugaan korupsi Pengelolaan Dana Pensiun PT Pertamina Tahun Anggaran 2014-2015.

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Adi Toegarisman mengungkapkan bahwa Edward ditahan selama 20 hari pertama dalam kasus yang diduga merugikan negara hingga Rp599 miliar.

"Ditahan 20 hari di Rutan Salemba cabang Kejagung," kata Adi dikantornya, Jakarta Selatan, Senin (20/11/2017).

 (Baca: Edward Soeryadjaya Ditahan Kejagung Terkait Kasus Dana Pensiun Pertamina)

Adi menjelaskan penahanan ini terdapat diae pertimbangan, syarat subjektif dan objektif. Lebih dalam, Edward telah dipanggil tiga kali dan selalu mangkir.

Oleh karenanya, Adi menegaskan untuk menghindari hal yang tak diinginkan seperti tak korperatif dan melarikan diri, sebab itu, penyidik memutuskan untuk melakukan penahanan terhadap Edward.

"Sebenarnya dia pernah dipanggil 3 kali tak datang, baru sekarang datang jadi saya pikir daripada nanti ada hal yang tak diinginkan dalam kasus ini secara undang-undang penyidik berhak melakukan penahanan," papar dia.

Edward ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pengelolaan dana pensiun PT Pertamina (Persero) senilai Rp1,4 triliun di PT Sugih Energy Tbk (SUGI) berdasarkan surat perintah Penyidikan Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Print-93/F.2/Fd.1/10/2017 tanggal 27 Oktober 2017.

Atas perbuatannya dia dijerat dengan Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini