Edward Soeryadjaya Ditahan Kejagung Terkait Kasus Dana Pensiun Pertamina

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 21 November 2017 00:16 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 21 337 1817518 edward-soeryadjaya-ditahan-kejagung-terkait-kasus-dana-pensiun-pertamina-G0MgiYqdQ0.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penahanan terhadap Direktur PT Ortus Holding, Ltd, Edward Soeryadjaya pada Senin 20 Nopember 2017 malam.

Penahanan itu sendiri terkait dalam kasus dugaan korupsi Pengelolaan Dana Pensiun PT Pertamina Tahun Anggaran 2014-2015, pada penempatan dana investasi saham PT Sugih Energy Tbk (SUGI).

Edward sendiri telah mengenakan rompi tahanan khas Kejagung saat keluar dari Gedung Kejagung, Senin malam. Tak banyak kata keluar dari mulutnya terkait dengan penahanannya ini.

Dia lebih memilih untuk masuk ke dalam mobil tahanan. Edward sendiri langsung dibawa ke Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung.

Sekadar diketahui, Edward ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pengelolaan dana pensiun PT Pertamina (Persero) senilai Rp1,4 triliun di PT Sugih Energy Tbk (SUGI) berdasarkan surat perintah Penyidikan Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Print-93/F.2/Fd.1/10/2017 tanggal 27 Oktober 2017.

Atas perbuatannya dia dijerat dengan Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Mohammad Rum sebelumnya menuturkan tersangka terbukti melanggar Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

"Tersangka ESS telah turut serta dalam menikmati keuntungan yang diperoleh dari hasil pembelian saham SUGI yang dilakukan Muhammad Kamal Lubis selaku Presiden Direktur Dana Pensiun Pertamina," ujar Rum.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini